Nasrul Abit Sedih, Atas Korban Tenggelam dan Hilangnya 2 Kapal Nelayan
Semangatnews, Pessel – Badai Rabu lalu (29/1) telah mengakibatkan 2 buah Bagan kapal nelayan, tenggelam dan hilang. Ada 11 korban, 1 orang anak buah kapal (ABK) sudah temukan dan diketahui meninggal, 10 orang masih belum ditemukan atas hilang tenggelamnya satu kapal nelayan Mitra Utama, dan kapal nelayan Kasih Ibu dari 14 orang, 13 orang selamat tapi 1 masih hilang di daerah Aia Haji, Kab. Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Info terakhir surat-surat mesin bagan yang tenggelam ditemukan di pulau Setan Kepulauan Mentawai.

Mengetahui kondisi ini Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, langsung kelokasi pencarian dan berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk tim Basarnas. Ia ikut bersedih dan prihatin dengan selalu berkoordinasi dengan Basarnas untuk terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.
“Besok bantuan helikopter juga akan diturunkan untuk mencari korban yang belum ditemukan.
Laporan terakhir lebih kurang pukul 18:05 wib sudah ditemukan tanda” Bagan yang tenggelam, tetapi karena waktu yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian, jadi akan dilanjutkn besok pagi”, ujar Nasrul Abit disela-sela koordinasi pencarian korban kapal Bagan Riak Sigunung Satu, Muaro Air Haji, Nagari Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (1/2/2020)

Nasrul Abit juga katakan, kita akan cari terus untuk mengetahui dunsanak kita dimana keberadaannya.
“Mudah-mudahan 10 ABK itu kita temukan selamat, jikapun tidak kita minimal dapat menemukan jazat beliau”, harap doanya haru.
Wagub Nasrul Abit juga meminta tim Basarnas untuk terus menyisir pinggiran pantai sampai batas muko-muko.
Nasrul Abit pun juga telah berkoordinasi bersama Bupati Mentawai untuk membantu pencarian di pantai Timur Kep. Mentawai untuk membantu pencarian korban yang belum ditemukan.
