Noe Letto Buka Alasan Terima Posisi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional RI

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang lebih dikenal sebagai Noe Letto mengungkap alasan di balik keputusannya bergabung sebagai Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional Republik Indonesia. Keputusan tersebut diakuinya bukan langkah ringan dan diambil melalui pertimbangan yang panjang.

Noe menjelaskan bahwa tawaran tersebut datang di luar rencana hidupnya. Ia membutuhkan waktu untuk merenungkan apakah peran itu selaras dengan nilai dan prinsip yang selama ini ia pegang dalam kehidupan berkesenian dan sosial.

Selama ini, Noe dikenal aktif di ruang budaya dan komunitas, yang menurutnya memberikan rasa aman dan kenyamanan. Masuk ke dalam struktur negara berarti siap menghadapi risiko, kritik, serta tuntutan tanggung jawab yang lebih besar.

Ia menyadari bahwa keputusan tersebut dapat menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Namun, Noe memandang kritik sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang perlu dihormati.

Menurut Noe, perannya sebagai tenaga ahli bukanlah pembuat kebijakan, melainkan pemberi masukan strategis. Ia menekankan bahwa posisi tersebut bersifat advisory dan bertujuan membantu negara dalam melihat persoalan secara lebih komprehensif.

Noe juga menegaskan bahwa keterlibatannya tidak dilandasi kepentingan politik praktis. Ia ingin tetap menjaga independensi berpikir dan tidak berpihak pada kelompok politik tertentu.

Baginya, membedakan antara negara dan pemerintahan menjadi hal penting. Ia memandang Dewan Pertahanan Nasional sebagai bagian dari sistem negara yang berfungsi jangka panjang, bukan alat kekuasaan sementara.

Dengan latar belakang pemikiran lintas disiplin, Noe berharap dapat membawa sudut pandang kultural dan kemanusiaan dalam pembahasan isu-isu strategis nasional.

Ia menyebut keputusannya sebagai bentuk tanggung jawab moral ketika diberi kesempatan untuk berkontribusi secara lebih langsung bagi bangsa dan negara.

Meski demikian, Noe mengakui dirinya masih terus belajar dan membuka diri terhadap kritik yang membangun. Ia menilai proses ini sebagai ruang pembelajaran bersama.

Keikutsertaan Noe dalam Dewan Pertahanan Nasional menandai langkah baru figur publik dari dunia seni dan budaya untuk terlibat dalam isu strategis kenegaraan.

Noe berharap kehadirannya dapat memberi warna baru dalam diskusi pertahanan nasional serta mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat dan masa depan Indonesia.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.