Obituari: Pak Bekti Mengabdi untuk Pendidikan PWI Sampai Akhir Hayatnya

oleh -

Obituari: Pak Bekti Mengabdi untuk Pendidikan PWI Sampai Akhir Hayatnya

Ketika saya masih “calon anggota” PWI, jenjang terendah keanggotaan PWI, sesuai dengan ketentuan PD PRT PWI kala itu, saya menempuh ujian kenaikan tingkat ke jenjang berikutnya sebagai “anggota muda” di PWI Provensi DKI Jakarta.

Salah satu penguji dan pemeriksa ujian saya ialah Pak Encup Soebekti, yang baru saja almarhum. Dia pulalah yang antara lain menandatangani sertifikat saya. Walapun dia punya pengalaman sebagai wartawan harian Kami, dan kemudian di Pos Kota Group, sejak awal tak sedikit pun dia menunjukan sikap arogansi sebagai senior.

Pak Bekti, begitu saya memanggilnya, (sebagian lagi menyebutnya “Pak Encub,”) selalu membimbing dan memberi jalan terhadap problematik yang ada. Pengetahuan teori tentang jurnalistiknya sangat luas. Maka ketika mengajar feutures, misalnya, beliau selalu memakai pengetahuan teorinya itu sebagai alat menerangkan agar lebih luas, mendalam dan mudah difahami.

Baca Juga:  Gebyar HUT ke-20 Partai Demokrat, DPD Sumbar Bertabur Juara

Persahabatan saya dengan Pak Bekti sebagai yunior dan sejawat, terus berkembang, termasuk lantas ketika kami sama-sama menjadi pengurus PWI tingkat Jaya dan PWI Pusat.

Perhatiannya kepada bidang pendidikan, membuat dia lebih sering ditempatkan di bidang yang terkait pendidikan. Hampir pada semua bagian pendidikan PWI Pak Bekti banyak terlibat.

Almarhum tercatat sebagai salah satu orang yang banyak menyusun kurikulum atau silabus bahan pelatihan di lingkungan PWI. Memang sebagian dari hidup dan profesinya diabadikan untuk pendidikan dan pelatihan kewartawanan.

No More Posts Available.

No more pages to load.