Osman Ayub Ingatkan Warga Padang Junjung Empati dan Nilai Budaya Minang Jelang Nataru 2026

by -
Osman Ayub Ingatkan Warga Padang Junjung Empati dan Nilai Budaya Minang Jelang Nataru 2026
Osman Ayub Ingatkan Warga Padang Junjung Empati dan Nilai Budaya Minang Jelang Nataru 2026

PADANG, SEMANGATNEWS.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub mengimbau masyarakat menjaga sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai budaya Minangkabau yang hidup dan tumbuh di Kota Padang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026

Osman Ayub menekankan bahwa budaya Minang sangat menjunjung tinggi rasa empati dan kebersamaan, terutama di tengah kondisi Kota Padang yang masih berduka akibat bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.

“Kita perlu sampaikan kepada masyarakat bagaimana budaya Minang mengajarkan saling menghargai. Apalagi kondisi kota kita saat ini sedang berduka. Orang menangis, kita ikut bersedih. Itu nilai yang hidup di Ranah Minang,” ujar Osman Ayub, Rabu malam (24/12/2025).

Osman Ayub mengingatkan bahwa sejumlah kawasan di Kota Padang, khususnya wilayah pinggiran kota atau daerah mudik seperti Kecamatan Pauh, Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo, merupakan daerah yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang pada November 2025 lalu.

Bencana tersebut menyebabkan rumah warga hanyut, infrastruktur rusak, jembatan dan jalan terputus, hingga memaksa sebagian masyarakat mengungsi.

“Kejadian ini adalah musibah besar. Banyak warga kehilangan rumah, harta benda, bahkan anggota keluarga. Dalam kondisi seperti ini, sudah sepatutnya kita kembali pada nilai budaya kita, yakni menghormati saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah,” katanya.

Osman Ayub yang juga merupakan putra daerah Nanggalo berharap para tokoh masyarakat di seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Padang turut berperan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat agar perayaan Natal dan Tahun Baru dilakukan dengan penuh empati dan kebijaksanaan.

Osman Ayub menyoroti perlunya pengaturan pelayanan publik selama masa Natal dan Tahun Baru, termasuk sektor transportasi dan pengamanan kawasan wisata.

Menurutnya, pemerintah kota perlu menetapkan jam operasional layanan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi masyarakat saat ini.

“Pelayanan kepada masyarakat tetap harus berjalan, tapi dengan pengaturan yang jelas. Semua perlu diawali dengan imbauan agar masyarakat memahami situasi yang sedang kita hadapi bersama,” ujarnya.

Osman Ayub meminta petugas di kawasan wisata, khususnya Pantai Padang, untuk tetap bersiaga demi menjaga ketertiban dan keamanan selama libur akhir tahun.
Namun ia kembali menekankan bahwa esensi terpenting adalah menjaga nilai budaya dan rasa kemanusiaan.

“Budaya menghormati dalam perayaan itu memang baik, tapi jauh lebih berharga jika kita menghormati saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Banyak warga kita hingga hari ini masih bergantung pada bantuan,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Partai NasDem itu menyampaikan harapan agar Tahun Baru 2026 membawa pemulihan bagi Kota Padang dan kekuatan bagi seluruh warga terdampak bencana.
“Semoga di tahun baru nanti Kota Padang kembali membaik. Kepada seluruh keluarga korban, baik yang kehilangan harta maupun orang tercinta, semoga diberi ketabahan dan kekuatan. Kita doakan bersama agar semuanya kembali pulih,” pungkasnya. (ADV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.