Padang Panjang Terima Penghargaan TP2DD di FEKDI

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Kota Padang Panjang mendapat penghargaan Pemda Keempat tercepat dalam pelaksanaan pembentukan dan penandatanganan SK Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Penghargaan diserahkan Plh. Sekdaprov Sumbar, Ir. Benny Warlis, MM kepada Wakil Wali Kota, Drs. Asrul pada puncak acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) di Aula Anggun Nan Tongga KPW BI Provinsi Sumatera Barat, Jumat (9/4).

Baca Juga:  Kadinas UKM, Bukittinggi, M.Epi Idris Mengundurkan Diri, Ada Apa

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank Nagari Padang Panjang juga menerima penghargaan sebagai Inisiator Implementasi QRIS e-Retribusi Pasar Padang Panjang.

Gubernur melalui Plh. Sekdaprov menyampaikan, pihaknya sangat mendukung adanya penandatanganan SK TP2DD ini. “Ini akan menjadi tugas kita dalam menyosialisasikan agar lebih masif lagi. Sehingga penggunaan QRIS di tengah-tengah masyarakat dapat terlaksana dan merata serta mampu mendongkrak perekonomian,” ujarnya.

Baca Juga:  Penyederhanaan Birokrasi, Pemko Lakukan Identifikasi dan Pemetaan Jabatan

Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumbar, Wahyu Purnama A. mengatakan, BI memiliki tugas untuk menjaga kestabilan moneter, menjaga kelancaran dan keamanan sistem pembayaran. Seiiring mengikuti perkembangan zaman digitalisasi, BI melakukan upaya bersama dalam mengakselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional melalui langkah-langkah percepatan digitalisasi sistem pembayaran.

“Pelaksanaan FEKDI ini bertujuan mendorong implementasi keuangan daerah serta percepatan perluasan digitalisasi dan meningkatkan penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) serta membentuk satgas TP2DD.

Baca Juga:  SOAL PENAMAAN PUNCAK JOKOWI DI KAWASAN MANDE; INI PENJELASAN BUPATI PESSEL

“Nanti, 19 kabupaten/kota akan menandatangani SK TP2DD dan ke depannya QRIS akan menjadi alat pembayaran nontunai, baik untuk retribusi pemerintah atau untuk pajak daerah dan lainnya,” ujar Wahyu.