SEMANGAT SUMBAR – Kota Padang Panjang sempat menyatakan mundur dari keikutsertaan dalam iven balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2017 karena keinginan untuk menjadi lokasi star TdS tidak dipenuhi. Soalnya Padang Panjang hanya kebagian lokasi finis etape V yang starnya di Lembah Harau Limapuluh Kota,hal itu tidak sesuai dengan keinginan dan persiapan yang telah dipersiapan Pemko Padangpanjang.
“Pada awal persiapan dulu, kita sudah minta Padang Panjang untuk menjadi lokasi star. Semua persyaratan sudah kita lengkapi. Namun, ternyata hanya dijadikan lokasi finis. Dalam beberapa kali rapat persiapan untuk melobi supaya Padang Panjang menjadi lokasi star, ternyata sampai rapat kali ini belum juga terpenuhi. Untuk itu, kita menarik diri dari keikutsertaan di TdS kali ini,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Panjang, Hendri Fauzan dalam Rapat Koordinasi Persiapan TdS yang dipimpin Wagub Sumbar Nasrul Abit, Kamis (7/9) di Padang.
Menanggapi ancaman tarik diri Padang Panjang itu, Wagub Sumbar Nasrul Abit mengatakan semuanya diserahkan kepada Pemko Padang Panjang sendiri. Kalau, tidak siap tentunya pihaknya akan segera mencari pengganti Padang Panjang.
“Padang Panjang meminta menjadi tuan rumah lokasi star. Tentunya tidak mungkin lagi, karena persiapan sudah memasuki tahap akhir. Saat ini persiapan sudah mencapai 70 persen. Kalau Padang Panjang tidak siap, kita persilahkan. Kita sudah siapkan Limapuluh Kota sebagai gantinya,” kata Nasrul Abit.
Mantan bupati Pesisir Selatan tersebut memberikan waktu kepada Padang Panjang untuk berfikir kembali, apakah tetap melanjutkan diri sebagai lokasi TdS atau bersikukuh menarik diri karena keinginan tidak terpenuhi. “Kita beri waktu sampai jam 18.00 WIB nanti. Kalau tetap bersikukuh kita ganti dengan Limapuluh Kota,” jelasnya.
Belum sampai jam 18.00 WIB, Hendri Fauzan mengatakan Pemko Padang Panjang menarik kembali ancamannya. Padang Panjang siap mengambil bagian dalam iven balap sepeda internasional tersebut. “Saya sudah menghubungi Pak Walikota. Demi kebersamaan, Padangpanjang siap ambil bagian, walau hanya menjadi tuan rumah finis etape V TdS,” ujat Hendri.
Hendri mengatakan setelah melakukan koordinasi, ternyata dalam acara finis etape V tersebut peserta dan pengunjung lainnya tidak langsung pulang, namun tetap bermalam di Padang Panjang sehingga harapan untuk menarik peserta dan pengunjung bermalam di Padang Panjang tercapai.
“Hotel-hotel kita nantinya juga dipenuhi oleh peserta dan pengunjung. Jadi, kita akan fokus pada persiapan acara finis etape V dengan sebaik-baiknya nanti,” tegas Hendri.
