Para Alumni Ikutserta Dorong Sukseskan HUT ke-54, SMKN 4 Padang
Semangatnews.com, Padang – Tanpa ada niat membeda-membadakan sosok alumni generasi muda SSRI/SMSR/SMKN 4 Padang dengan para seniornya, sejumlah nama angkatan tamatan tahun 1992 seperti Yasrul Sami Batubara, seniman yang juga dosen seni rupa UNP Padang, Rahadian Defi Yandra, (pengusaha dan desainer), Siti Suarni (wiraswasta bermukim di Malaysia), Nurza Maizar (PNS), Yuli Afina (guru dan mantan Kepala salah satu SMP di kota Padang) dan beberapa nama lain adalah sosok yang berhasil menghimpun teman-teman seangkatan untuk menyumbangkan, tenaga, pikiran bahkan materi guna mendukung kegiatan HUT ke 54 dan pembangunan musahalla Nurul Jamal tempat almamater mereka.
Yang lain, angkatan berbeda tentu tidak kalah penting pula perhatian mereka guna membantu dan mensukseskan kegiatan mempersatukan para alumni dari berbagai daerah di Indonesia, baik langsung maupun tidak langsung seperti angkatan 1989. 1990, 1991, 1993 dan lainnya, ujar Sekum alumni SSRI/SMSR/SMKN 4 Padang se-Indonesia, Muharyadi, saat diminta pendapatnya oleh semangatnews.com di sela-sela peringatan HUT ke 54 SSRI/SMSR/SMKN 4 Padang, Cangkeh, Lubuk Begalung, Padang, Kamis (26/9).
Menurut Muharyadi semua alumni dari berbagai lintas angkatan selama ini kerjasama dan koordinasi masing-masingnya cukup terjalin baik dan erat.
“Bahkan ada diantara para alumni melakukan subsidi silang bagi sebagian teman-teman mereka yang hidup tertatih-tatih dalam soal finansial, atau menderita penyakit dalam keluarga hingga mengurus kematian. Semua itu menjadi fenomena menarik dalam ranah sosial dalam hubungan emosional masing-masing,” ujar Muharyadi.

Yasrul Sami B, seniman dan juga dosen di jurusan seni rupa UNP di sela-sela kesibukannya di UNP mencoba menyisihkan waktunya untuk berbagi waktu dan pengalaman dalam persiapan ajang HUT sekolah yang telah diagendakan setiap tahun tersebut.
“Dalam beberapa kali audiensi panitia dengan sejumlah OPD Pemprov Sumbar sekaitan HUT sekolah, Yasrul Sami memberikan masukan-masukan berharga soal kemajuan sekolah, mulai kepada peserta didik yang diamatinya, adik-adik alumni angkatannya hingga ke soal manajemen seni rupa dan berkarya dalam ranah estetik,” ujar Muharyadi.
Sementara Rahadian Defi Yandra, wiraswasta sukses di sela-sela kesibukannya tak segan-segan menyingsingkan lengan baju untuk bersama sama melakukan yang terbaik demi almamaternya. Ia pun dari banyak angkatan dipercaya pula menjadi ketua pembangunan mushalla “Nurul Jamal” meski namanya mushalla tapi berukuran besar.
“Itu mengingat jumlah siswa dan guru lebih dari 1100 orang,” ujar Muharyadi lagi.

Yuli Afina, mantan Kepsek salah satu SMP dan guru seni budaya kota Padang ini, kerap menjadi pembicara teman-teman seangkatan bahkan seniornya dan pembawa acara dalam banyak kesempatan, termasuk untuk almamaternya dalam beberapa tahun terakhir seperti momen-momen penting termasuk HUT sekolah.
Siti Suarni, begitu kangen dan rindu terhadap almamaternya karena telah 25 tahun merantau dan berwiraswasta di Malaysia.
Ia tak segan-segan merogoh kocek, baik untuk teman-teman bahkan kegiatan HUT dan pembangunan mushalla.
“Dalam beberapa kali pertemuan teman seangkatan, Siti Suarni terlihat mentraktir teman-teman sebagai bentuk jalinan kekeluargaan setelah lama tak berjumpa,” ujar muharyadi yang menganggap semua murid setelah tamat dijadikan teman diskusi dan berbagi pengalaman. (NZ).
