Pastikan Makanan Aman, Satgas MBG Padang Panjang Periksa 7 SPPG

by

Padang Panjang, Semangatnews.com – Pemerintah Kota Padang Panjang memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan makanan yang diterima masyarakat tetap aman, higienis, layak konsumsi, dan memenuhi kebutuhan gizi.

Pengawasan dilakukan melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Program MBG Kota Padang Panjang dengan turun langsung ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Monitoring dan evaluasi berlangsung selama tiga hari, 8 hingga 10 September 2026.

Sebanyak tujuh SPPG menjadi sasaran pemeriksaan dalam kegiatan tersebut. Ketujuhnya yakni SPPG Sigando, Ekor Lubuk, Guguk Malintang 1, Guguk Malintang 2, Bukit Surungan, Silaing Atas, dan Koto Panjang.

Monitoring dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Padang Panjang Nomor 172 Tahun 2025 tentang Tim Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis Kota Padang Panjang. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan program berjalan sesuai ketentuan.

Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis diwakili Asisten Administrasi Umum Setdako Ade Nafrita Anas yang juga menjabat Wakil Ketua Tim Satgas MBG. Ia mengatakan monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan program di lapangan.

Menurut Ade, kegiatan tersebut juga bertujuan mengidentifikasi berbagai hal yang telah berjalan optimal sekaligus menemukan aspek yang masih perlu diperbaiki. Dengan begitu, evaluasi dapat dilakukan sebelum muncul persoalan dalam pelaksanaan program.

Pemerintah memberikan perhatian terhadap proses pengolahan makanan yang dilakukan oleh setiap SPPG. Selain itu, aspek sanitasi, kebersihan, higienitas, hingga pelayanan kepada penerima manfaat turut menjadi bagian yang dipantau.

Ade menegaskan, MBG bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kualitas makanan yang diberikan tidak boleh hanya dilihat dari terpenuhinya target distribusi, tetapi juga dari keamanan dan kandungan gizinya.

Ia menilai pengawasan sejak awal penting dilakukan sebagai langkah preventif. Pemerintah tidak ingin menunggu munculnya masalah terlebih dahulu baru kemudian melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG.

Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap keamanan pangan, Pemko Padang Panjang ingin memastikan setiap makanan yang disalurkan benar-benar layak dikonsumsi. Program MBG diharapkan memberikan manfaat nyata bagi penerima, bukan sekadar memenuhi sasaran pembagian makanan.

Monitoring tersebut didampingi Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Varia Warvis selaku Sekretaris Tim Satgas MBG. Tim juga melibatkan staf ahli, asisten, kepala organisasi perangkat daerah, camat, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Padang Panjang Mukhlis M. dan Koordinator Wilayah SPPI Kota Padang Panjang Olivia Dwi Adelsi.

Melalui pengawasan berkelanjutan tersebut, Pemko Padang Panjang berharap seluruh SPPG terus meningkatkan kualitas pelayanannya. Pemerintah memastikan program MBG berjalan dengan standar yang baik sehingga makanan yang diterima masyarakat aman, bergizi, dan memberikan manfaat sesuai tujuan program.(eti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.