Pejabat Jangan Sampai Meng ‘outsourcing’ kan Pekerjaannya Apalagi ‘Ngebos’

oleh -

Pejabat Jangan Sampai Meng ‘outsourcing’ kan Pekerjaannya, Apalagi ‘ngebos’

Semangatnews, Padang – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melantik Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Drs. Bustavidia, MM di Aula Kantor Gubernur Jalan Sudirman Padang, pada Jumat (12/7/2019) sore.

Bustavidia merupakan wajah baru pada jabatan eselon II, namun stok lama dalam kedinasan Dispora Sumbar, karena beliau sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dispora Sumbar.

Pada Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan pratama tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Sekretaris Daerah Alwis, Kepala BKD Yulitar, Kasatpol PP dan Damkar Dedy Diantolani dan para eselon II di lingkungan pemprov Sumbar serta ketua Koni Sumbar dan KNPI Sumbar.

Pada kesempatan itu, Gubernur Irwan Prayitno meminta pejabat yang hadir, agar bekerja dengan amanah, harus tetap bertanggungjawab dengan pekerjaannya.

“Banyak pejabat sering mempercayai pekerjaaan kepada stafnya, bahkan sampai meng ‘outsourcing’ kan pekerjaannya tanpa ada kontrol dan pengawasan, ini menandakan pejabat yang tidak bertanggungjawab dan tidak bersungguh-sungguh menjalankan tugasnya,” kata Gubernur.

“Apalagi pejabat sekarang banyak yang ‘Ngebos’ (istilah trend sekarang) sering memerintah, menyuruh dan dilayani setiap waktu,” ungkapnya.

baca juga : Ahli Waris Dendi Irawan, Menerima Santunan dari Pemprov Sumbar

Gubernur Sumbar menginggatkan, agar setiap eselon II selalu berkoordinasi dan konsultasi dengan pimpinan yaitu gubernur, wakil gubernur dan sekda, terkait dalam program kegiatan, termasuk dalam pengusulan pejabat eselon III atau IV, tetapi harus tetap mengikuti dan melalui mekanisme yang ada.

Selanjutnya Irwan Prayitno juga berpesan kepada Ketua KONI Sumbar (Syaiful), terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua, harus mempersiapkan program, para atlitnya, termasuk anggarannya

“Kadispora Bustavidia harus menjalin komunikasi yang baik dengan KONI dan KNPI, harus selalu kompak, jangan menganggap KONI sebagai lawan, menyusahkan ataupun memberatkan, harus selalu jaga komunikasi,” ungkapnya.

baca juga : Gubernur Sumbar Harapkan Partisipasi Perantau Mensukseskan Pelaksanaan MTQ 2020.

“Kalau ada pejabat eselon yang menghambat kegiatan KONI ataupun mengalih-alihkan laporkan pada saya, akan saya tidak segan-segan ganti langsung walaupun saya kenal maupun teman dekat,” tegasnya.