SOLOK SELATAN, SEMANGATNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyatakan kesiapannya mendukung target ambisius pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Ribuan hektare lahan pertanian dan perkebunan telah disiapkan untuk digarap secara optimal guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar wacana, melainkan sudah dituangkan dalam rencana konkret pengembangan berbagai komoditas unggulan.
“Kami telah mengajukan pengembangan kelapa sawit seluas 850 hektare, kakao 150 hektare, kopi robusta 800 hektare, dan kelapa dalam 800 hektare. Ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, tetapi juga untuk menciptakan peluang kerja baru dan memperkuat ekonomi daerah,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).
Langkah ini mendapat perhatian dalam rapat koordinasi yang turut membahas penyederhanaan birokrasi di sektor pertanian. Birokrasi dinilai masih menjadi hambatan utama bagi petani dalam meningkatkan produktivitas. Menteri Pertanian dalam
kesempatan itu menegaskan komitmennya untuk memangkas regulasi yang menghambat, sehingga produktivitas pertanian nasional dapat lebih optimal.
Selain itu, pemerintah pusat juga mendorong hilirisasi berbagai komoditas unggulan seperti rempah-rempah dan hasil perkebunan. Upaya ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi petani dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional.
Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah serta sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah, Solok Selatan optimistis dapat memainkan peran strategis dalam mendukung pencapaian swasembada pangan nasional. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di dadaerah. (*)
