Pemko Padang Panjang Siapkan Kebun Pangan Perempuan untuk Pulihkan Ekonomi Pascabencana

by

Padang Panjang, Semangatnews.com – Upaya pemulihan pascabencana di Kota Padang Panjang terus diperkuat melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya melalui Program Kebun Pangan Perempuan yang disiapkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI bagi perempuan terdampak bencana 2025.

Program tersebut diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi sekaligus membantu perempuan terdampak bencana kembali menjalankan kegiatan produktif. Persiapan program dilakukan dengan melihat potensi yang tersedia di lingkungan hunian sementara maupun hunian tetap.

Sebagai bagian dari persiapan, Kementerian PPPA melakukan kunjungan dan peninjauan ke sejumlah lokasi hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) di Padang Panjang, Jumat (11/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi lahan yang berpotensi dimanfaatkan.

Rombongan Kementerian PPPA dipimpin Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Politik, Keamanan, Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, Pemasyarakatan, dan Pemerintah Daerah Wilayah II, Iip Ilham Firman.

Kedatangan rombongan disambut Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Faizah, Asisten II Setdako Indra Gusnady, Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Winarno, serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang.

Iip Ilham mengatakan Program Kebun Pangan Perempuan merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam mendukung proses pemulihan daerah yang terdampak bencana. Program tersebut akan dilaksanakan di tiga provinsi, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Menurut Iip, Padang Panjang menjadi salah satu daerah yang perlu dipersiapkan untuk pelaksanaan program tersebut. Karena itu, pihaknya datang untuk melihat ketersediaan lahan yang dapat digunakan perempuan terdampak bencana untuk menjalankan kegiatan produktif.

Ia berharap kebun pangan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Lebih jauh, program tersebut diharapkan mampu membuka kembali kesempatan bagi perempuan terdampak bencana untuk beraktivitas dan mendapatkan sumber penghasilan.

Pemanfaatan lahan di sekitar Huntara dan Huntap dinilai dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendukung program tersebut. Potensi lahan dan jenis pangan yang dapat dikembangkan nantinya akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing lokasi.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Faizah menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PPPA atas perhatian yang diberikan kepada perempuan terdampak bencana di Padang Panjang. Menurutnya, dukungan tersebut dapat membantu proses pemulihan ekonomi masyarakat.

Faizah menyebut sebagian Huntap masih dalam tahap pengerjaan. Namun, keberadaan Huntara yang berdekatan dengan kawasan Huntap menjadi salah satu potensi yang dapat dikoordinasikan untuk mendukung pelaksanaan kebun pangan perempuan.

Ia berharap program tersebut dapat segera memberikan manfaat bagi perempuan terdampak bencana. Berbagai kegiatan produktif seperti pertanian, peternakan, dan pengembangan pangan lainnya diharapkan dapat tumbuh sesuai potensi yang tersedia sehingga turut memperkuat perekonomian keluarga.(eti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.