SOLOK, SEMANGATNEWS.COM – Upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut terlihat dalam kunjungan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad, S.I.K., M.Si., ke Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kota Solok di Jalan Hamka, Kelurahan KTK, Selasa (20/10/2026).
Kedatangan Kapolres bersama rombongan disambut langsung Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Solok, Yutris Can, S.E., beserta jajaran pengurus. Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membuka peluang kerja sama dalam mendukung program ketahanan pangan dan mendorong kemajuan sektor pertanian di Kota Solok.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai upaya strategis untuk meningkatkan produksi pertanian, memperkuat pendampingan kepada kelompok tani, serta mencari solusi atas persoalan yang masih dihadapi petani, mulai dari kebutuhan sarana produksi hingga pemasaran hasil panen.
Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad, mengapresiasi peran Tani Merdeka Indonesia dalam mendorong kemajuan sektor pertanian. Ia menegaskan, kepolisian terbuka untuk membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat guna mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan.
Menurutnya, Polres Solok Kota melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) telah melaksanakan program penanaman jagung bersama kelompok tani di sejumlah wilayah, di antaranya Nagari Sumani, Nagari Muaro Paneh, Nagari Aripan, Kelurahan Nan Balimo, dan Kelurahan Laing. Bahkan, beberapa lokasi penanaman tersebut telah memasuki masa panen.
“Melalui kerja sama dengan Tani Merdeka Indonesia, kegiatan pertanian ini diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” menjadi harapan dalam penguatan kolaborasi tersebut.
Kapolres AKBP Mas’ud Ahmad mendorong keterlibatan perguruan tinggi setempat agar program ketahanan pangan semakin berkembang. Mahasiswa diharapkan dapat terjun langsung ke lapangan bersama personel Polri, khususnya Bhabinkamtibmas, serta kelompok tani untuk mendukung kegiatan penanaman, perawatan tanaman, dan pengembangan komoditas pertanian, terutama jagung.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Solok, Yutris Can, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Kapolres Solok Kota. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kemitraan yang lebih erat dalam memperjuangkan kepentingan petani.
Yutris mengungkapkan, petani masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti ketersediaan pupuk dan sarana produksi, ketidakpastian harga hasil panen, serta keterbatasan akses pasar. Kondisi tersebut membutuhkan perhatian dan dukungan bersama agar produktivitas pertanian meningkat dan pendapatan petani semakin baik.
“Kami berharap ada perhatian bersama terhadap nasib petani di Kota Solok. Masih banyak persoalan yang membutuhkan penanganan serius dan kebijakan yang tepat,” ujar Yutris Can.
Yutris Can menegaskan Tani Merdeka Indonesia mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional. Namun, ia berharap berbagai program tersebut tidak hanya menjadi kebijakan di tingkat pusat, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani hingga tingkat nagari dan kelurahan.
“Kami ingin program ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo benar-benar sampai ke akar rumput. Untuk itu, diperlukan dukungan semua pihak. Kami percaya Polres Solok Kota dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian,” katanya.
Lebih lanjut, Yutris Can menyampaikan bahwa Tani Merdeka Indonesia Kota Solok siap mendukung program pemerintah melalui pemberdayaan petani dan pengembangan koperasi pertanian. Peningkatan produksi juga perlu didorong melalui penggunaan benih unggul, mekanisasi pertanian, serta pemanfaatan teknologi modern.
Selain meningkatkan produksi, petani perlu mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan usaha, memperluas jaringan pemasaran, dan mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tambah. Dengan demikian, sektor pertanian tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sumber penghasilan yang lebih baik bagi masyarakat.
Yutris Can turut menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam pembangunan pertanian. Menurutnya, dukungan teknologi, inovasi, dan pendampingan usaha dapat menjadikan sektor pertanian lebih modern, produktif, serta menarik bagi generasi penerus.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menilai sinergi perlu diperluas dengan melibatkan pemerintah daerah, Polri, TNI, perguruan tinggi, pelaku usaha, kelompok tani, dan masyarakat.
Sebagai simbol silaturahmi sekaligus harapan terjalinnya hubungan yang semakin erat, pertemuan tersebut ditandai dengan penyerahan seragam Tani Merdeka Indonesia oleh Yutris Can kepada Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad.
Yutris Can berharap kunjungan tersebut tidak berhenti pada pertemuan silaturahmi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program bersama yang menyentuh langsung kebutuhan petani, memperkuat produksi pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap ke depan Tani Merdeka Indonesia Kota Solok dapat terus bersinergi dengan Polres Solok Kota melalui program nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani,” tutupnya.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan upaya memperkuat ketahanan pangan di Kota Solok semakin terarah, sekaligus membuka peluang bagi petani untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan memperoleh kesejahteraan yang lebih baik. (Adinda)

