AGAM, SEMANGATNEWS.COM – Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, SE, M.Com, menghadiri acara pisah sambut sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bukittinggi.
Kegiatan ini Selasa (8/7/2025) malam di Aula Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi,
Acara ini menjadi momen penting peralihan kepemimpinan bagi empat pejabat strategis, yakni Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam, Kapolresta Bukittinggi, Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi dan Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi.
Kegiatan ini diawali dengan jamuan makan malam bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, unsur Forkopimda dari Bukittinggi dan Agam, kepala OPD, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal menyampaikan rasa syukur serta apresiasi yang mendalam atas terjalinnya sinergitas yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Agam dan jajaran Forkopimda Agam dan Bukittinggi selama ini.
“Agam dan Bukittinggi adalah dua wilayah yang tidak bisa dipisahkan, baik dari sisi geografis maupun sosial. Hubungan yang erat ini menjadi dasar penting bagi kerja sama lintas sektor, khususnya dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan,” ujar Muhammad Iqbal.
Muhammad Iqbal menekankan, sebagian besar wilayah hukum Kodim 0304/Agam dan Polresta Bukittinggi juga mencakup wilayah Kabupaten Agam, yang memiliki tantangan tersendiri dalam aspek keamanan dan pemerintahan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi luar biasa dari pejabat lama, khususnya Dandim dan Kapolresta, dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah kami,” ungkapnya.
Wabup Muhammad Iqbal juga menyampaikan harapan terbaik kepada pejabat yang akan melanjutkan tugas di tempat baru. “Selamat bertugas di tempat yang baru. Semoga senantiasa diberi kemudahan, sukses, dan tetap menjadi bagian dari keluarga besar kita,” tambahnya.
Kepada para pejabat baru, Wabup Agam menyampaikan ucapan selamat datang, sembari menekankan pentingnya melanjutkan kerja sama yang telah terjalin demi kemajuan bersama.
“Kami berharap sinergi yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Silaturahmi harus tetap terjaga, karena kolaborasi dan komunikasi adalah kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah,”ujarnya. (*)
