Polres Mentawai Rekrut Siswa Jadi Anggota Patroli Keamanan Sekolah

oleh -

Polres Mentawai Rekrut Siswa Jadi Anggota Patroli Keamanan Sekolah

Semangatnews, Mentawai – Sat Lantas dan Sat Binmas Polres Mentawai merekrut Siswa tingkat SMA dan SMP jadi anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Perekrutan dilakukan di kecamatan Sipora utara dan Sipora selatan selama tiga hari.

Menurut Kasat Lantas melalui KBO Sat Lantas Polres Mentawai, Ipda. Januar bahwa anggota PKS dibekali cara mengatur lalu lintas, PBB dan 12 gerakan dasar lalu lintas.

“Tujuan utama kita merekrut Siswa adalah pembentukan watak-watak Siswa serta memberikan Pendidikan Karakter agar bertanggung jawab terhadap teman-temannya,” ungkapnya kepada Wartawan. Rabu, (31/07).

PKS juga memberikan keamanan lalu lintas di lingkungan sekolah saat melaksanakan Upacara dan Apel.

“Mereka juga dapat menertibkan teman-teman mereka yang ugal-ugalan di halaman jalan Sekolah. Kemudian mereka yang terpilih kita ikut sertakan pada acara Dirgahayu Lalu Lintas di tingkat Provinsi Sumatra barat,” terangnya.

Saat ini kita sudah mendapatkan Anggota PKS sebanyak 120 Siswa yang terbagi 60 Siswa SMA N2 Sipora, 20 Siswa SMA Plus Setia, 20 Siswa MTSN dan 20 Siswa Santo Petrus.

“Awalnya di SMA N 2 Sipora kita minta 30 Siswa namun karena peminat dan jumlah Siswa yang banyak, jadi kita ambil sebanyak 60 Siswa,” Papar Januar.

Dikatakan perekrutan masih berjalan hingga dua hari kedepan. Pada hari Jumat, (02/07) mendatang pihaknya melakukan perekrutan di Sekolah kecamatan Sipora selatan.

Sebelumnya, diungkap Januar bahwa pihaknya menggelar penertiban terhadap Angkutan Umum (Angkut) yang membawa penumpang melebihi kapasitas. Akibatnya, sebagian Siswa bergantungan.

“Hal ini tentu meresahkan Masyarakat tentang keselamatan Siswa. Apalagi dampak dari perilaku tersebut berakibat fatal,” katanya.

Maka melalui perintah Kasat Lantas Polres Mentawai, Ia dan Tim melakukan penertiban berupa teguran. Namun apabila tidak diindahkan selanjutnya kami akan menindak tegas bagi Angkot yang tidak mematuhi aturan lalu lintas.

Disamping itu menjadi hal yang perlu di diskusikan oleh Pemerintah tentang minimnya Angkot bagi para Pelajar untuk mendukung peraturan lalu lintas di kabupaten kepulauan Mentawai.(Erik)