Prabowo Ajak Jokowi Hadiri Peresmian Pabrik Lotte, Ini Alasan di Baliknya

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkap bahwa ia sempat mengundang mantan Presiden Joko Widodo untuk hadir dalam acara peresmian pabrik milik Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten. Namun, Jokowi akhirnya berhalangan hadir dan Prabowo menyatakan memahami keadaan tersebut.

Prabowo menegaskan bahwa kehadiran Jokowi akan sangat tepat karena proyek itu sejatinya dimulai dan dirintis pada masa pemerintahan Jokowi melalui lobi bilateral dengan Korea Selatan. Ia menyebut bahwa undangan tersebut sebagai bentuk penghormatan atas jasa mantan presiden.

“Saya minta Pak Jokowi diundang karena bagaimanapun ini salah satu prestasi beliau, ini dimulai di zaman beliau dan juga hasil kesepakatan hasil lobi beliau dengan pimpinan Korea,” ujar Prabowo dalam sambutan peresmian.

Menurut Prabowo, proyek pabrik petrokimia senilai sekitar Rp65 triliun tersebut merupakan salah satu tonggak penting bagi pengembangan industri Indonesia. Ia melihat proyek ini bukan hanya urusan ekonomi, tapi juga simbol kepercayaan asing terhadap Indonesia.

Meski Jokowi tidak hadir, Prabowo mengaku menerima kabar lewat sambungan telepon yang berisi permohonan maaf dari mantan presiden. Ia menegaskan bahwa pihaknya memaklumi ketidakhadiran tersebut dan tetap menghormati Jokowi.

Prabowo kemudian menyampaikan pesan politis bahwa pemimpin negara pantas dihormati atas jasa-jasanya, meskipun tidak sempurna. Ia mengajak generasi penerus untuk menghargai proses dan kontribusi setiap pemimpin bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menolak anggapan bahwa ia takut atau terpengaruh oleh Jokowi. Ia menegaskan bahwa rasa hormatnya bukan berarti subordinasi, melainkan pengakuan atas kerja keras yang telah dilakukan.

Pembangunan pabrik ini mendapat sorotan karena akan memproduksi bahan petrokimia strategis yang selama ini diimpor dalam jumlah besar. Pemerintah menaruh harapan tinggi bahwa fasilitas ini bisa meningkatkan nilai tambah lokal dan membuka banyak peluang kerja bagi masyarakat.

Para pengamat industri menyebut proyek ini dapat menjadi indikator bahwa Indonesia semakin menarik bagi investasi manufaktur besar. Hal ini sekaligus menantang pemerintah dan pelaku industri lokal untuk memastikan transfer teknologi dan manfaat bagi masyarakat.

Menutup sambutannya, Prabowo mengajak semua pihak — pemerintah, swasta, dan masyarakat — untuk memastikan bahwa investasi besar seperti ini tidak sia-sia, namun benar-benar memberi manfaat nyata untuk rakyat, pembangunan, dan kemandirian industri nasional.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.