Prabowo Turun Langsung ke Banyumas, Soroti Inovasi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik setelah ia meninjau langsung sistem pengelolaan sampah berbasis lingkungan yang dinilai inovatif dan efektif. Kehadiran kepala negara ini menegaskan pentingnya isu lingkungan dalam agenda nasional.

Prabowo tiba di wilayah Banyumas melalui jalur udara setelah bertolak dari Jakarta dan mendarat di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap. Ia kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi peninjauan dengan helikopter hingga tiba di Purwokerto.

Kedatangannya disambut antusias oleh warga dan pelajar yang telah menunggu sejak siang hari. Mereka tampak berjejer di sepanjang jalan, menyapa dan melambaikan tangan saat rombongan presiden melintas.

Setibanya di lokasi, Prabowo langsung menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) yang menjadi tujuan utama kunjungannya. Ia ingin melihat langsung bagaimana sistem pengolahan sampah dijalankan di tingkat daerah.

Di fasilitas tersebut, Prabowo mendengarkan paparan dari pengelola mengenai alur pengolahan sampah, mulai dari pemilahan hingga pengolahan menjadi produk bernilai ekonomi. Sistem ini mengintegrasikan pengelolaan dari rumah tangga hingga skala kabupaten.

Presiden terlihat menyusuri berbagai area pengolahan, termasuk tempat pemilahan sampah dan produksi hasil olahan. Ia juga mengamati langsung produk seperti paving block, genteng, hingga pakan ternak berbasis maggot.

Menariknya, Prabowo sempat tidak menggunakan masker saat berada di area pengolahan, meski sesekali tercium bau menyengat. Ia tampak fokus mengamati proses tanpa terganggu kondisi lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengapresiasi metode pengolahan yang digunakan karena dinilai tidak membutuhkan teknologi tinggi, namun tetap mampu memberikan hasil maksimal dan efisien.

Menurutnya, pendekatan sederhana namun terintegrasi seperti ini justru menjadi kunci keberhasilan dalam menangani persoalan sampah yang kompleks di Indonesia.

Prabowo menilai model TPST BLE Banyumas layak dijadikan percontohan nasional. Ia bahkan menyebut sistem ini telah menarik perhatian berbagai daerah dan juga negara lain untuk dipelajari.

Kunjungan ini sekaligus menjadi langkah awal pemerintah untuk mendorong pengelolaan sampah berbasis lingkungan agar dapat diterapkan secara luas demi mewujudkan Indonesia yang lebih bersih dan berkelanjutan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.