Prabowo Ungkap Pertemuan dengan Jonan, Soal WHOOSH Jadi Sorotan Utama

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan secara terbuka isi pertemuan antara dirinya dengan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan yang berlangsung belum lama ini. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyebut bahwa pembahasan utama mencakup proyek kereta cepat nasional yang diberi nama “WHOOSH” untuk rute Jakarta–Bandung.

Dalam keterangannya, Prabowo mengatakan bahwa dirinya dan Jonan membahas skema-pembiayaan dan strategi percepatan pembangunan kereta cepat tersebut. Ia menegaskan bahwa proyek ini memiliki potensi besar untuk merangsang mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di koridor Jabodetabek–Bandung.

Presiden menambahkan bahwa pembahasan dengan Jonan tak hanya terbatas pada aspek teknis pembangunan, tetapi juga menyentuh pada aspek fiskal dan kemungkinan keterlibatan sektor swasta dalam mendukung pembiayaan. Ia menegaskan bahwa pemerintah ingin agar proyek ini tidak menjadi beban yang membebani anggaran nasional.

Prabowo juga menyoroti bahwa aspek integrasi dengan moda lain menjadi bagian dari dialog. Ia dan Jonan berdiskusi bagaimana kereta cepat ini bisa terkoneksi dengan angkutan massal lainnya agar pengguna dapat menikmati perjalanan yang lebih efisien, tanpa hambatan transisi antar moda.

Dalam keterangan yang sama, Presiden menyampaikan bahwa Ia “mampu, duitnya ada” ketika menanggapi pertanyaan soal pembiayaan proyek WHOOSH. Ia meminta agar semua pihak optimis bahwa proyek besar ini bisa dilaksanakan dengan baik dan tidak hanya menjadi wacana.

Jonan, menurut Prabowo, memberikan masukan terkait efisiensi operasional dan pengelolaan aset setelah pembebasan lahan serta pembangunan fisik selesai. Ia menyebut bahwa penting bagi pemerintah untuk menyiapkan skema operasional yang matang agar proyek ini berkelanjutan.

Lebih lanjut, pembahasan juga mencakup potensi dampak sosial dan lingkungan. Prabowo menjelaskan bahwa proyek ini harus mempertimbangkan dampak terhadap warga di sekitar jalur, sehingga disepakati bahwa ada langkah-langkah mitigasi agar pembangunan dan operasional tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Meski begitu, Presiden menyadari bahwa tantangan tetap besar. Ia berjanji bahwa tahap selanjutnya akan melibatkan evaluasi berkala dan monitoring agar proyek WHOOSH tidak mengalami penundaan dan anggaran tidak membengkak.

Beberapa pengamat menyambut baik pernyataan Presiden tersebut karena menunjukkan keterbukaan komunikasi antara pimpinan tertinggi pemerintahan dengan mantan menteri bidang teknis. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa pembuktian nyata pembangunan dan kecepatan operasionallah yang akan menentukan keberhasilan.

Dengan pengungkapan ini, pemerintah tampak ingin memperkuat kepercayaan publik bahwa proyek kereta cepat yang semula dianggap kontroversial kini dikelola secara profesional dan transparan. Tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa janji itu dapat direalisasikan.

Kedepan, fokus akan bergeser kepada tahapan lelang, pembebasan lahan, pengerjaan konstruksi dan uji coba operasional. Pemerintah berharap bahwa dengan dukungan semua pihak, proyek WHOOSH bisa menjadi ikon mobilitas nasional dan bukti bahwa Indonesia mampu menghadirkan sistem transportasi massal kelas dunia.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.