Profil Benny Wenda yang Tak Akui Kemerdekaan Indonesia

by -
Kolase foto Benny Wenda dan Presiden Jokowi. (Foto: Dok. Net)
Kolase foto Benny Wenda dan Presiden Jokowi. (Foto: Dok. Net)

SEMANGATNEWS.COM – Siapa Benny Wenda, yang Tak Akui Kemerdekaan Indonesia dan Desak Pemerintah Bebaskan Tapol asal Papua?

Nama Benny Wenda kembali mencuat di permukaan setelah pernyataannya yang kembali kontroversial dan melarang orang Papua merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus.

Benny Wenda mengekalim dirinya sebagai presiden sementara di Papua Barat dan saat ini menjabat sebagai Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

Namanya begitu populer di kalangan aparat dan militer karena melakukan pembangkangan terhadap Indonesia dan mendesak pemerintah untuk membebaskan tahanan politik (tapol) asal Papua, yaitu Juru Bicara KNPB, Victor Yeimo dan anggota pemerintahan sementara ULMWP, Frans Wasini.

Benny berasal dari Papua dan pernah dipenjara pada tahun 2002 di Kota Jayapura karena pergerakan politiknya.

Saat ini, dia telah mendapat suaka politik di Oxford, Inggris setelah berhasil diselundupkan ke Papua Nugini.

Sebelumnya, Benny mengajak mengajak rakyat papua untuk tidak ikut merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-76 yang jatuh pada Selasa (17/8/2021).

Dia mengatakan, Hari Kemerdekaan rakyatnya jatuh pada tanggal 1 Desember 1961. Tanggal tersebut diperingati sebagai sebuah kemerdekaan dan kedaulatan yang direbut oleh militer Indonesia.

“Kami punya konstitusi, pemerintahan sendiri. Presiden sementara saya sendiri,” katanya.

Bahkan Benny menuding banyak tentara Indonesia yang memaksa warga Papua Barat untuk mengibarkan bendera Indonesia.

“Indonesia harus hormati hak kami, banyak rakyat saya yang terbunuh, kalian tidak bisa memaksa warga kami untuk mengibarkan bendera (merah putih) anda,” ucapnya.

Selain itu, dia juga meminta Pemerintah Indonesia untuk meluruskan kembali sejarah dan membebaskan semua tahanan politik asal tanah Papua. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.