Purbaya Kenang Setahun Jadi Menkeu: Dari Berat Badan Turun hingga Perang Lawan Pesimisme Ekonomi

by

Jakarta, Semangatnews.com – Setahun menjadi Menteri Keuangan membuat Purbaya Yudhi Sadewa memiliki banyak cerita mengenai perjalanan mengelola perekonomian Indonesia. Mulai dari pengalaman pribadi hingga menghadapi gejolak pasar, semuanya menjadi bagian dari perjalanan Purbaya sebagai bendahara negara.

Purbaya genap satu tahun menduduki posisi Menteri Keuangan pada 8 September 2026. Ia mengisi posisi tersebut setelah menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada September 2025.

Ketika menceritakan pengalamannya, Purbaya mengawali dengan kisah mengenai berat badan. Saat baru menjadi Menteri Keuangan, berat badannya berada di sekitar 102 kilogram.

Kesibukan sebagai menteri kemudian membuat berat badan Purbaya sempat merosot hingga 88 kilogram. Kondisinya kini berada di kisaran 97-98 kilogram setelah kembali naik. Ia menyebut perubahan berat badan tersebut sebagai salah satu gambaran bahwa pekerjaan di Kementerian Keuangan cukup berat.

Namun, di balik tekanan pekerjaan, Purbaya mengatakan ada pengalaman yang membuatnya merasa senang. Ia dapat menguji berbagai teori ekonomi yang selama ini dipelajari dengan menerapkannya secara langsung dalam pengelolaan ekonomi nasional.

Bagi Purbaya, pengalaman tersebut memberikan kesempatan untuk melihat hubungan antara kebijakan dan kondisi ekonomi secara nyata. Ia dapat membandingkan hasil yang terjadi di lapangan dengan prediksi atau perencanaan yang telah dibuat sebelumnya.

Dalam refleksinya, Purbaya juga menilai Indonesia telah mulai meninggalkan pola pertumbuhan ekonomi yang terus berkutat di angka 5 persen. Ia menunjuk pertumbuhan 5,39 persen pada kuartal IV 2025 dan 5,61 persen pada kuartal I 2026 sebagai salah satu indikatornya.

Pada kuartal II 2026, pertumbuhan ekonomi memang sedikit melambat menjadi 5,29 persen. Purbaya mengaitkan perlambatan tersebut dengan gangguan global, tetapi tetap melihat peluang pertumbuhan kembali bergerak menuju 6 persen.

Optimisme tersebut menjadi salah satu target yang ingin dikejar pada tahun kedua masa jabatannya. Purbaya memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mendekati 6 persen pada kuartal IV 2026 apabila momentum yang ada dapat dipertahankan.

Meski demikian, Purbaya mengakui tantangan terbesar bukan selalu terletak pada menentukan kebijakan fiskal maupun moneter. Menurutnya, persoalan yang lebih sulit adalah menghadapi ekspektasi publik dan berbagai narasi negatif yang dapat memengaruhi kepercayaan terhadap perekonomian.

Ia mengatakan pemerintah perlu waktu untuk terus meyakinkan masyarakat bahwa perekonomian Indonesia bergerak ke arah yang benar. Kepercayaan publik menjadi penting karena persepsi terhadap ekonomi dapat ikut memengaruhi perilaku masyarakat dan pelaku usaha.

Memasuki tahun kedua sebagai Menteri Keuangan, Purbaya kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus menjaga kepercayaan pasar. Ia optimistis fondasi ekonomi Indonesia cukup baik dan pertumbuhan menuju level 6 persen bukan lagi target yang terlalu jauh untuk dicapai.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.