Rahayu Saraswati Lepas 48,97 Juta Saham TRIN, Kantongi Puluhan Miliar dari Aksi Divestasi

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Komisaris Utama PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, melakukan aksi divestasi dengan menjual puluhan juta saham perusahaan properti tersebut. Langkah ini terungkap melalui keterbukaan informasi yang disampaikan kepada otoritas pasar modal.

Transaksi penjualan saham dilakukan melalui entitas investasi yang terafiliasi dengannya, yaitu PT Satya Devya. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa jumlah saham yang dilepas mencapai 48,97 juta lembar.

Penjualan saham tersebut berlangsung secara bertahap dalam rentang waktu beberapa bulan. Transaksi dilakukan sejak Desember 2025 hingga Februari 2026 melalui mekanisme perdagangan di pasar modal.

Dari aksi penjualan tersebut, Saraswati diperkirakan meraup dana sekitar Rp53,53 miliar. Nilai ini diperoleh dari hasil penjualan saham yang dilepas di pasar selama periode transaksi berlangsung.

Meski melakukan pengurangan kepemilikan, transaksi ini disebut bukan merupakan langkah untuk keluar dari perusahaan. Penjualan saham tersebut lebih berkaitan dengan pengelolaan portofolio investasi yang dilakukan oleh entitas pemegang saham.

Keterbukaan informasi juga menyebut bahwa PT Satya Devya bukan merupakan pemegang saham pengendali di PT Perintis Triniti Properti Tbk. Dengan demikian, aksi divestasi ini tidak mengubah struktur pengendalian perusahaan.

PT Perintis Triniti Properti Tbk sendiri merupakan emiten yang bergerak di sektor pengembangan properti dan real estate. Perusahaan ini mengembangkan berbagai proyek seperti apartemen, ruko, hingga kawasan komersial di sejumlah wilayah Indonesia.

Sejumlah proyek yang pernah dikembangkan perusahaan antara lain apartemen, kawasan hunian modern, hingga properti komersial yang menyasar pasar kelas menengah dan premium. Perusahaan juga aktif mengembangkan proyek properti terintegrasi di beberapa kota besar.

Pergerakan saham TRIN sendiri cukup menjadi perhatian investor di pasar modal. Saham perusahaan properti tersebut dikenal memiliki volatilitas yang cukup tinggi mengikuti dinamika sektor properti dan sentimen pasar.

Aksi penjualan saham oleh jajaran manajemen atau pemegang saham besar biasanya menjadi perhatian pelaku pasar. Investor kerap memantau langkah tersebut sebagai indikator strategi investasi atau manajemen aset yang dilakukan oleh pemegang saham utama.

Namun dalam banyak kasus, transaksi semacam ini tidak selalu menandakan adanya perubahan fundamental dalam perusahaan. Penjualan saham bisa saja dilakukan sebagai bagian dari strategi diversifikasi investasi.

Dengan adanya transaksi terbaru ini, pasar akan terus mencermati perkembangan kepemilikan saham di emiten TRIN. Para investor juga menunggu langkah strategis perusahaan dalam mengembangkan proyek properti serta menjaga kinerja bisnis di tengah dinamika sektor properti nasional.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.