Razia Balap Liar, Puluhan Kendaraan Roda Dua Dikandangkan

by -

SEMANGATNEWS.COM – Satlantas Polres Payakumbuh, melakukan razia balap liar yang selalu masyarakat di kawasan jalan Soekarno Hatta tepatnya di Koto Nan IV merasa terganggu oleh kebisingan kendaraan yang ikut dalam balapan tersebut. Sebanyak 26 unit sepeda motor berhasil dikandangkan di Mapolres Payakumbuh.

Beberapa titik yang kerap dijadikan sebagai lokasi balap liar adalah di Jalan Soekarno Hatta, Kota Nan Ampek, Simpang Batas Kota Payakumbuh Lima Puluh Kota Warna Warni.

“Saat ini, terdapat 26 unit sepeda motor yang kita amankan dari giat tersebut. Kita memang rutin melakukan razia diwilayah yang kami anggap rawan untuk dijadikan lokasi balapan liar.” kata Kasatlantas Polres Payakumbuh Iptu Hendrianto didampingi Kanit Turjagwali, Aipda Zulhelmi dan KAUR Tilang, Aiptu Moes.

Untuk efek jera, Kasatlantas Iptu Hendrianto mengatakan kendaraan yang diamankan selama satu minggu di Mapolres, setelah itu baru dilakukan pengurusan untuk dapat diambil kembali kendaraannya. Untuk pengambilan pun, pemiliknya harus dengan membawa kelengkapan surat-surat, aksesoris sepeda motor yang tidak sesuai aturan, seperti knalpot racing harus dibuka dan diganti knalpot standar.

Dia menyebut, sebagian besar motor yang diamankan tersebut tidak menggunakan tanda nomor kendaraan dan sebagian besar sudah dimodifikasi.

“Bagi pengendara yang belum memiliki SIM wajib membuat SIM. Karena sebagian besar yang melakukan balap liar ini adalah anak-anak sekolah, kita wajibkan orangtua bersama sang anak datang langsung untuk mengambil sepeda motor. Nantinya akan diberikan pengarahan,” kata dia.

Dengan giat rutin yang dilakukan, pihak Polres Payakumbuh ingin meminimalisir kegiatan balap liar yang tidak hanya mengganggu ketenangan masyarakat sekitar tapi juga membahayakan para pelaku.

“Tujuan kami adalah untuk meminimalisir kegiatan balap liar di wilayah hukum Polres Payakumbuh,” terangnya.

Untuk selanjutnya, pihak Satlantas Polres Payakumbuh akan bekerja sama dengan pihak sekolah untuk melakukan sosialisasi.

“Kami juga mengimbau kepada orangtua untuk mengingatkan anak-anaknya agar tidak ikut kegiatan balap liar yang dapat membahayakan,” pungkasnya. (ARYA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.