Rekor Tercapai di Tengah Luka, Guardiola Salip Ferguson Saat Man City Dihentikan Real Madrid

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Pelatih Pep Guardiola mencatatkan tonggak bersejarah dalam kariernya di Liga Champions, meski harus menerima kenyataan pahit tersingkirnya Manchester City dari kompetisi elite Eropa tersebut.

Dalam laga leg kedua babak 16 besar, City kembali takluk dari Real Madrid dan memastikan agregat akhir menjadi 1-5. Hasil ini sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions musim 2025/2026.

Kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan karena terjadi di saat Guardiola justru mencatat pencapaian pribadi yang luar biasa dalam karier kepelatihannya.

Pertandingan tersebut menjadi laga ke-191 Guardiola di Liga Champions, membuatnya resmi melampaui rekor milik Sir Alex Ferguson yang sebelumnya mencatat 190 pertandingan.

Catatan ini menempatkan Guardiola sebagai salah satu pelatih dengan jumlah pertandingan terbanyak dalam sejarah kompetisi tersebut, hanya kalah dari beberapa nama besar lainnya.

Namun, pencapaian tersebut seakan tertutup oleh performa buruk timnya yang gagal bersaing dengan dominasi Real Madrid sepanjang dua leg pertandingan.

Pada leg pertama, City sudah berada dalam posisi sulit setelah kalah telak 0-3 di Santiago Bernabeu, yang membuat beban di leg kedua semakin berat.

Situasi semakin memburuk ketika City harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah yang diterima Bernardo Silva di awal pertandingan leg kedua.

Real Madrid memanfaatkan keunggulan tersebut dengan sangat efektif, memastikan kemenangan dan melaju ke babak perempat final dengan percaya diri.

Bagi Guardiola, ini menjadi eliminasi yang kembali menegaskan dominasi Real Madrid dalam kompetisi Eropa, sekaligus menjadi pukulan bagi ambisinya mempertahankan performa konsisten di Liga Champions.

Meski demikian, rekam jejak Guardiola tetap impresif, mengingat ia telah meraih tiga gelar Liga Champions sebagai pelatih sepanjang kariernya.

Kini, perhatian beralih pada kemungkinan Guardiola mengejar rekor milik Carlo Ancelotti yang menjadi salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Liga Champions dengan koleksi trofi terbanyak.

Dengan usia karier yang masih panjang dan pengalaman yang luas, peluang Guardiola untuk terus mendekati bahkan melampaui rekor tersebut tetap terbuka, meski tantangan yang dihadapi semakin berat di level tertinggi sepak bola Eropa.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.