Sang Maestro Seni Lukis Kaligrafi Islam Indonesia “Syaiful Adnan” Pernah Ditolak Berpameran Saat Jadi Siswa SSRI (SMSR/SMKN 4) Padang

oleh -
Syaiful Adnan sang Mesro Lukisan Kaligrafi Indonesia

SEMANGATNEWS.COM – Nasib, peruntungan, maut maupun jodoh tak bisa ditebak oleh manusia dalam hidupnya. Karena semuanya sudah diatur dan berada di tangan Allah SWT, kita sebagai insan ciptaan-Nya tinggal menjalani. Demikian yang dialami sang maetsro seni lukis kaligrafi Islam urang awak Syaiful Adnan (63 th) saat pertama kali ingin mengikuti pameran di kota Solok dekat tanah kelahirannya, tahun 1972 silam.

Baca Juga:  Logo Hari Pahlawan 2021, Download Font hingga File Format PNG, JPG, CDR, AI dan SVG untuk Keperluan Desain

Betapa tidak, setamat dari SMP Imam Bonjol Saniangbaka, Solok tahun 1972 saya melanjutkan pendidikan seni rupa ke SSRI Padang (SMSR/SMKN 4) Padang, jurusan seni lukis (1973). Baru beberapa bulan mendapat pembinaan di jurusan seni lukis SSRI Negeri Padang, pada suatu kesempatan sebagai siswa pemula kebetulan ada kegiatan pameran seni rupa di kota Solok.

Baca Juga:  Siapa "Brigadir J Mallaby" ? Hingga Meledaknya Pertempuran 10 November | Hari Pahlawan 2021

Sebagai siswa dan kebetulan merasa sebagai tuan rumah dilandasasi semangat menggebu-gebu saya berkeinginan ikut pameran tahun 1973, tapi sialnya keinginan saya  ingin ikut berpameran ditolak Hasnul Kabri kepala sejolah SSRI Negeri Padang saat itu. Beberapa hari kemudian Pak Hasnul Kabri memberi izin saya untuk ikut pameran, mengingat saya masih kelas I jurusan seni lukis saat itu.

Syaiful Adnan, Karunia-Nya, Akrilik, 160×130 cm, 2018

Demikian sang maestero pelukis kaligrafi Islam Indonesia, Syaiful Adnan (63 th), menceritakan sejarah pengalamannya menekuni dunia seni lukis yang mulai dirintisnya sejak menempuh pendidikan di SSRI Negeri Padang kepada semangatnews.com, dikediamannya Rumah Kaligrafi “Syaiful Adnan”, RT 03/RW 19, Ambarketawang, Gamping, Sleman Yogyakarta, Senin (1/3/21).

No More Posts Available.

No more pages to load.