Selain Hobi Memancing, Nasrul Abit Punya Kebiasaan Menulis

oleh -
Nasrul Abit mencatat setiap hal penting bila bertemu dengan rakyat dan atau siapa pun. Keseharian Nasrul Abit yang hobi membawa buku catatan untuk ditulis. | Semangatnews
Nasrul Abit mencatat setiap hal penting bila bertemu dengan rakyat dan atau siapa pun. Keseharian Nasrul Abit yang hobi membawa buku catatan untuk ditulis. | Semangatnews

SEMANGATNEWS.COM – Nasrul Abit demikian warga menyebut namanya. Sosok tokoh Sumatera Barat (Sumbar) kini sedang bergerilya ke setiap daerah untuk bertemu rakyatnya.

KPU Sumatera Barat telah memberikan jadwal kepada setiap calon gubernur dan wakil gubernur untuk berkampanye selama jadwal yang telah ditentukan.

Baca juga: Kisah Masa Kecil Nasrul Abit: Kehidupan Sulit, Terpaksa Merantau ke Jambi

Ada yang unik dari Nasrul Abit, di tengah maraknya kemudahan teknologi untuk mencatat atau menulis. Ternyata Nasrul Abit tetap memakai membawa buku catatan.

Baca Juga:  Ahmad Muzani: Prabowo Instruksikan Bantu Korban Banjir Kalteng

bila semasa kanak-kanak kita menyebutnya buku diary. 

Buku diary yang dibawa Nasrul Abit bukan berisi romantisme, tetapoi berisi sejumlah catatan perjalanan dirinya sekaitan dengan aspirasi, permintaan, dan keluhan.

Dengan begitu, tak satu pun aspirasi masyarakat yang terlewatkan. Bisa saja ini bagian dari Verba volant scripta manent.

Baca juga: Nasrul Abit Bakal Sikat Mafia Pupuk, Pastikan Tidak Keluar Daerah

Baca Juga:  73,8 Juta Orang Indonesia Sudah Divaksin COVID-19, Lebih dari Sepertiga Sasaran

Pepatah Latin itu berarti bahwa segala yang terucap akan menguap, menghilang bersama udara, sementara segala yang tertulis akan tetap ada, membeku bersama waktu.

Sejak awal kampanye sudah tiga buah buku catatan sejenis binder A5.  Berisi aspirasi dari masyarakat mulai dari awal kampanye hingga hari ini.

Bupati Pesisir Selatan dua periode itu membawa buku berwarna cokelat dan terakhir buku bersampul hijau.

Baca Juga:  Ilham Bintang :Perkara Dana Aspirasi Krisdayanti

Biasanya buku dan pena itu mulai ia goreskan saat sesi tanya jawab dengan masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.