Selamat Jalan Sang Drummer Legendaris: Totok Sardjan, Mertua Once Mekel, Tutup Usia

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia. Musisi senior Totok Sardjan, yang juga merupakan mertua penyanyi dan politisi Once Mekel, menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa (4 November 2025) pukul 15.10 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan.

Almarhum wafat di usia 78 tahun setelah menjalani perawatan intensif lebih dari dua minggu akibat penyakit jantung serius yang kemudian disertai infeksi dan tindakan cuci darah.

Kabar duka itu diumumkan melalui laman media sosial oleh musisi Stanley Tulung yang menuliskan rasa kehilangan mendalam bagi sosok yang dikenal sebagai Muchammad Tauchid bin Mohammad Sardjan.

Prosesi pemakaman berlangsung pada Rabu (5 November 2025) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jakarta Timur serta di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, dengan suasana haru dan tensi kesedihan yang terasa bagi keluarga, rekan-rekan musisi, dan masyarakat pencinta musik.

Once Mekel hadir dengan mengenakan kemeja putih dan tampak mendampingi ibu mertuanya, penyanyi senior Henny Purwonegoro, dalam prosesi pemakaman. Ia mengenang mertuanya sebagai pribadi yang sangat luar biasa dalam kesehatan fisik dan semangat olahraga meski akhirnya terseret oleh kondisi medis yang serius.

“Bapak mertua saya ini orangnya sangat sehat, sangat aktif, rajin olahraga… bahkan saya kalau main tenis sama dia, kayaknya kuatannya almarhum lebih dari saya,” ujar Once mengenang.

Meski dikenal aktif dan sehat, Totok Sardjan benar‑benar menghadapi kemunduran dalam kondisi kesehatannya dalam dua hari terakhir sebelum wafat saat tim medis melakukan cuci darah akibat infeksi yang menyerang.

Dalam kariernya, Totok Sardjan pernah menjadi drumer sesi untuk sejumlah grup musik legendaris seperti Dian Nada, Quarta Nada, Sonata, Arsianti, Aria Senior, The Tankers, Los Morenos, dan The STEPS—menandai kontribusinya yang besar bagi perkembangan musik di era 1960‑an hingga sekarang.

Keluarga besar dan rekan‑rekan musisi menyampaikan belasungkawa serta harapan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan. Permohonan maaf juga disampaikan oleh Once atas segala kekurangan almarhum selama hidupnya.

Dengan kepergian Totok Sardjan, dunia musik Indonesia kehilangan salah satu figur penting dan inspiratif yang mampu menjaga semangat tradisi serta kualitas dalam mengiringi panggung generasi muda. Semoga warisan musikalnya terus dikenang dan menjadi teladan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.