Semalam di pulau Penang, Ada Jembatan Terpanjang Asia Tenggara

oleh -

Semalam di pulau Penang, Ada Jembatan Terpanjang Asia Tenggara

Semangatnews, Penang – Kunjungan hari ke dua di Semenanjung Malaysia, kami menikmati kota Tanjung Penang yang terkenal dengan jembatan terpanjang di Asia Tenggara. Minggu 8 Desember Mawar sebagai pemandu membawa rombongan ke Bukit Bendera.

Mawar berbadan gemuk itu, sejak dari bandara KLA, Ia tak bosan bosan memperkenalkan dan menjelaskan berbagai objek yang dilalui.
Dari Kuala Lumpur ke Penang, sepertinya sama kita melalui Jakarta -Bandung. Hanya jarak tempuh saja yang berbeda. Jakarta -Bandung waktu tempuh 2 jam, jika lancar.

Namun bila macet bisa 5 – 10 jam.
Menurut Mawar, dari Kuala Lumpur ke Penang ditempuh selama 5 atau 6 jam jika lancar, tapi bila macet ya bisa lebih, katanya.

Dalam perjalanan ke Penang dengan bus pesiar itu, rombongan berhenti di dua rest area. Pertama untuk sholat dan rehat ngopi. Pada rest area berikutnya makan malam di restoran masakan kampong.

Rombongan baru sampai di jantung kota Penang jam 22.00 waktu Indonesia atau jam 23.00 waktu Malaysia.

Jembatan ini diberi nama Sultan Abdul Halim Muadzam Shah dan mulai dibuka pada tahun 2014 menghubungkan daratan utama Malaysia dengan pulau Penang.
Jembatan Sultan Abdul Halim Muadzam atau disebut juga Jembatan Penang Kedua ini memiliki panjang total 24 km dengan 16.9 km lintasannya berada di atas air.

Jembatan dua jalur yang juga merupakan jalan tol ini berbentuk S dan dirancang untuk tahan gempa hingga 7.5 SR.

Jembatan ini dibangun pada tahun 2008 dan target selesai pada tahun 2012. Hanya saja, terkendala biaya, sehingga baru rampung dan resmi dibuka pada tahun 2014.

Mau tahu berapa biaya proyek jembatan ini adalah RM4,5 miliar atau setara US$1,7miliar.
Pertumbuhan penduduk di pulau melatarbelakangi dibangunnya jembatan kedua ini.

Sebelumnya, pulau penang dan daratan Malaysia hanya dihubungkan oleh sebuah jembatan sepanjang 13.5km (Jembatan Penang Pertama).
Saat ini, kedua jembatan tersebut sama-masa beroperasi sebagai penghubung daratan utama Malaysia dengan Pulau Penang.

Jika jembatan pertama lebih dekat dengan ibu kota Penang, George Town, maka tidak demikian adanya dengan jembatan kedua ini. Masyarakat yang tidak menuju ke George Town tidak perlu memutar jalan lebih jauh.

Selain itu, adanya jembatan kedua ini juga mengurangi kemacetan lalu lintas.

Jembatan Penang Kedua ini terpancang antara Batu Maung di Pulau Penang dan Batu Kawan di daratan Malaysia. Dibutuhkan waktu dua puluh menit untuk berkendaraan dari Batu Maung ke Batu Cawan atau sebaliknya. Kecepatan maksimal kendaraan bermotor hanya boleh 80km/jam.( berbagai sumber/gooegle)