Jakarta, Semangatnews.com – Harga emas Antam mengalami pergerakan naik turun sepanjang perdagangan pekan ketiga September 2026. Meski sempat melemah pada awal pekan, harga logam mulia tersebut akhirnya ditutup dengan penguatan hingga Rp2.638.000 per gram.
Pada Senin (14/9), harga emas Antam tercatat Rp2.602.000 per gram. Posisi tersebut menjadi titik awal pergerakan harga sebelum logam mulia mengalami koreksi pada perdagangan hari berikutnya.
Tekanan terjadi pada Selasa (15/9). Harga emas Antam turun Rp10.000 per gram dan berada di level Rp2.592.000, yang menjadi titik terendah selama periode perdagangan 14-19 September.
Sehari kemudian, harga emas mulai berbalik arah. Pada Rabu (16/9), harga naik Rp1.000 menjadi Rp2.593.000 per gram.
Kenaikan kemudian berlanjut pada Kamis. Harga emas Antam bertambah Rp5.000 sehingga berada di level Rp2.598.000 per gram.
Pergerakan semakin menguat pada Jumat (18/9). Harga emas melonjak Rp25.000 dalam sehari dan mencapai Rp2.623.000 per gram. Kenaikan tersebut menjadi salah satu penguatan terbesar selama periode tersebut.
Tren positif berlanjut hingga akhir pekan. Pada Sabtu (19/9), harga emas Antam kembali naik Rp15.000 dan mencapai Rp2.638.000 per gram.
Jika dibandingkan dengan posisi awal pekan, harga emas Antam telah bertambah Rp36.000 per gram. Kenaikan itu membuat harga penutupan berada sekaligus pada level tertinggi sepanjang periode 14-19 September 2026.
Harga buyback juga mengalami perubahan sejalan dengan pergerakan harga emas. Data Antam menunjukkan harga jual kembali pada 19 September berada di kisaran Rp2.473.000 per gram, sementara situs Logam Mulia mencatat harga emas 1 gram sebesar Rp2.638.000.
Selain ukuran 1 gram, emas Antam 5 gram pada 19 September tercatat Rp12.965.000. Untuk ukuran 10 gram, harganya mencapai Rp25.875.000, sedangkan emas 1 kilogram dibanderol Rp2.578.600.000 sebelum perhitungan pajak.
Pergerakan tersebut memperlihatkan harga emas Antam tidak bergerak satu arah sepanjang pekan. Setelah mengalami penurunan pada Selasa, harga kembali menguat selama empat hari perdagangan berikutnya hingga mencapai level Rp2.638.000 per gram pada Sabtu.(*)

