Jakarta, Semangatnews.com – Di tengah maraknya toko buku modern dan ruang baca estetik, sebuah toko buku sederhana di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, justru mencuri perhatian. Jhon Book Store hadir dengan kondisi yang jauh dari kata rapi, namun menjadi tujuan favorit bagi pencinta buku lawas dan pemburu bacaan unik.
Ukuran toko ini terbilang kecil dan sempit, dengan rak-rak kayu menjulang tinggi yang dipenuhi tumpukan buku dari lantai hingga mendekati plafon. Ruang yang sesak dan debu yang menempel di banyak sudut menjadi ciri khas yang tidak bisa dipisahkan dari suasana toko.
Dari luar, bangunan Jhon Book Store tampak sederhana dan apa adanya. Dinding dan rak terlihat sudah termakan usia, sementara lantai toko hanya dilapisi terpal yang menambah kesan jadul dan autentik bagi pengunjung.
Meski demikian, kondisi tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri. Banyak pengunjung mengaku merasa seperti sedang berburu harta karun, karena harus menelusuri tumpukan buku satu per satu untuk menemukan judul yang diincar.
Koleksi buku di Jhon Book Store terbilang sangat beragam. Mulai dari novel, sastra, sejarah, buku pelajaran, hingga komik dan buku agama tersedia dalam berbagai edisi, termasuk buku-buku lama yang sudah sulit ditemukan di pasaran.
Tak sedikit pengunjung yang datang khusus untuk mencari buku terbitan lama atau judul yang sudah tidak dicetak lagi. Aktivitas mencari buku pun menjadi pengalaman tersendiri yang menuntut kesabaran dan ketelitian.
Harga buku yang ditawarkan relatif terjangkau. Inilah yang membuat toko ini digemari pelajar, mahasiswa, hingga pembaca setia yang ingin menambah koleksi tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Selain buku, Jhon Book Store juga menyimpan berbagai barang lawas seperti kaset, piringan hitam, dan pernak-pernik jadul. Meski bukan barang antik bernilai tinggi, koleksi tersebut menambah nuansa nostalgia di dalam toko.
Jhon Book Store telah berdiri sejak awal tahun 2000-an. Awalnya, usaha ini hanya menjual koran dan majalah sebelum akhirnya berkembang menjadi toko buku bekas dengan koleksi yang terus bertambah.
Seiring waktu, toko ini mulai dikenal dari mulut ke mulut hingga akhirnya viral di media sosial. Popularitas tersebut membuat pengunjung datang tidak hanya dari Pamulang, tetapi juga dari berbagai daerah di sekitarnya.
Untuk menjangkau pembeli yang lebih luas, pemilik juga melayani penjualan secara daring. Meski demikian, banyak pembeli tetap memilih datang langsung untuk merasakan sensasi memilih buku di antara tumpukan yang ada.
Kini, Jhon Book Store bukan sekadar tempat membeli buku, tetapi juga destinasi unik bagi pencinta literasi. Di balik ruang yang sempit dan berdebu, tersimpan kekayaan cerita dan pengetahuan yang membuat toko ini tetap hidup dan dicari.(*)
