Siaran Pers Dewan Pers: Kutuk Keras Oknum Lakukan Kekerasan Terhadap Wartawan Peliput

oleh -

Siaran Pers Dewan Pers: Kutuk Keras Oknum Lakukan Kekerasan Terhadap Wartawan Peliput

Semangatnews,Jkt- Dewan Pers menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa kekerasan yang dialami para wartawan saat meliput demonstrasi menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di berbagai kota pada hari Kamis, 8 Oktober 2010.

“Kami memberikan dukungan moral kepada para wartawan yang menjadi korban kekerasan beserta keluarganya”, ujar Ketua Dewan Pers M.Nuh dalam relisnya diterima sore ini,sabtu 10/10.

Lebih lanjut, kami menyampaikan sikap sebagai berikut.

Baca Juga:  www.prakerja.go.id, Syarat Untuk Daftar Prakerja Gelombang 22 Hingga Dokumen yang Diperlukan

1. Mengutuk dengan keras oknum aparat yang melakukan tindak kekerasan, intimidasi verbal dan perusakan alat kerja wartawan yang sedang melakukan kerja jurnalistik meliput demonstrasi. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, kami memandang perlu pihak Kepolisian memberikan penjelasan resmi atas kekerasan dan perusakan yang terjadi.

2. Meminta agar Kepolisian segera melepaskan para wartawan jika ada yang masih ditahan serta memperlakukan mereka dengan baik dan beradab.

Baca Juga:  Bantuan Set Top Box Gratis dari Pemerintah Untuk Tangkap Siaran Digital

3. Kami mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugasnya, para wartawan dilindungi oleh Undang-Undang. Pasal 8 UU Pers No. 40 tahun 1999 menyatakan, “Dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum.” Dalam konteks ini, semestinya Pihak Kepolisian bersikap hati-hati, proporsional dan tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

4. Menghimbau kepada pihak media dan pihak keluarga wartawan agar segera memberitahukan ke Dewan Pers, Asosiasi Wartawan dan Kepolisian jika ada unsur wartawan peliput demonstrasi yang belum ditemukan keberadaannya hingga saat ini dan atau sedang membutuhkan perawatan medis intensif karena menjadi korban kekerasan saat meliput demonstrasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.