Spurs Habiskan Ratusan Juta Pound, De Zerbi Tetap Waspada: Bukan Transfer yang Menentukan

by

Jakarta, Semangatnews.com – Tottenham Hotspur melakukan perombakan besar menjelang musim baru Liga Inggris. Klub berjuluk The Lilywhites tersebut menggelontorkan dana ratusan juta poundsterling untuk mendatangkan pemain baru setelah nyaris terdegradasi pada musim 2025/2026.

Sandro Tonali, Mateus Fernandes, dan Jan Paul van Hecke menjadi beberapa nama utama yang masuk ke dalam proyek baru Tottenham. Tonali menjadi pembelian dengan nilai terbesar, sementara Fernandes dan Van Hecke juga didatangkan dengan biaya transfer yang signifikan.

Belanja besar itu menunjukkan keseriusan Spurs untuk memperbaiki performa. Musim lalu menjadi salah satu periode terburuk dalam sejarah modern klub karena Tottenham hanya mampu finis di posisi ke-17 dan harus berjuang hingga akhir musim untuk memastikan keselamatan mereka di Premier League.

Roberto De Zerbi kemudian dipercaya sebagai sosok yang memimpin perubahan tersebut. Pelatih asal Italia itu mengambil alih Tottenham pada akhir musim lalu dan berhasil membawa tim keluar dari ancaman degradasi sebelum mendapat mandat untuk membangun skuad baru.

De Zerbi mengakui dirinya antusias melihat potensi skuad Tottenham saat ini. Namun, ia tidak ingin terburu-buru memasang target tinggi sebelum melihat bagaimana para pemain baru beradaptasi dengan sistem permainan dan tuntutan Liga Inggris.

Menurut De Zerbi, besarnya nilai transfer bukan jaminan sebuah tim langsung tampil kompetitif. Semua rekrutan harus membuktikan kualitasnya ketika berada di lapangan, terutama ketika menghadapi tekanan pertandingan resmi.

Tottenham juga belum sepenuhnya berhenti berbelanja. Klub London tersebut dilaporkan telah menyepakati transfer Savinho dari Manchester City dengan nilai sekitar 75 juta poundsterling dan bonus tambahan yang dapat membuat total nilai kesepakatan meningkat.

Kehadiran Savinho berpotensi memberikan tambahan kreativitas dan kecepatan di lini serang Spurs. Tottenham juga disebut masih mempertimbangkan langkah untuk mendatangkan Omar Marmoush sehingga komposisi lini depan mereka berpeluang kembali mengalami perubahan sebelum bursa transfer ditutup.

Perombakan tidak hanya terjadi di sektor pemain. Tottenham juga memiliki struktur kepemimpinan baru setelah Micky van de Ven ditunjuk menjadi kapten. Bek asal Belanda itu akan dibantu sejumlah pemain senior seperti Ben Davies dan James Maddison, serta Pedro Porro dan Archie Gray.

Target utama Spurs musim ini tentu bukan lagi sekadar bertahan dari degradasi. Investasi besar yang dilakukan klub menciptakan harapan agar Tottenham dapat kembali bersaing di papan atas dan perlahan membangun reputasi sebagai salah satu kekuatan utama Inggris.

Ujian pertama akan datang saat Tottenham menghadapi Brentford pada laga pembuka Liga Inggris, Sabtu (22/8/2026). Pertandingan tersebut akan menjadi panggung awal bagi De Zerbi dan para pemain barunya untuk menunjukkan bahwa belanja besar Spurs memang menjadi awal dari kebangkitan, bukan sekadar aktivitas transfer tanpa hasil.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.