Sri Sumaryani, Minta Peserta PLEK Biasakan Diri Mencatat Pengeluaran Usaha Tani

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Tenaga ahli (TA) keuangan pedesaan IPDMIP Regional II, Sri Sumaryani meminta peserta pelatihan literasi edukasi dan keuangan (PLEK) membiasakan diri mencatat biaya pada setiap tahap kegiatan usaha tani.

Permintaan itu disampaikan, Sri Sumaryani ketika memantau dan sekaligus menutup kegiatan PLEK bagi ketua Kelompok Tani (Poktan) beserta isteri di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sumpur, Selasa (14/9).

Baca Juga:  12 Pasutri Petani Ikuti PLEK IPDMIP

Sri Sumaryani yang didampingi koordinator kabupaten, IPDMIP, Hardiwilson dan panitia pelaksanaan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung, menyebutkan, dalam kegiatan PLEK ini peserta telah diberikan materi penguatan kapasitas dan kompetensi SDM pertanian.

Selain penguatan kapasitas, sambung Sri Sumaryani, peserta juga diajarkan pengelolaan keuangan usaha tani dan rumah tangga tani.Bahkan, peserta dibekali cara mendapatkan akses permodalan melalui kredit usaha rakyat (KUR) dan jaminan usaha tani melalui asuransi usaha tani padi (AUTP).

Baca Juga:  BPP Sumpur Kudus dan Kamang Baru Ditunjuk Sebagai Pelaksana PLEK

Sr Sumaryanii pun berharap setelah pelatihan ini peserta PLEK meneruskan pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan ini kepada anggota Poktan dengan cara dan bahasa yang mudah dipahami.

Kegiatan PLEK yang merupakan bagian program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) Kementerian Pertanian. Di Kabupaten Sijunjung kegiatan ini dipusatkan di empat BPP, yakni BPP IV Nagari, Sijunjung, Kamang Baru dan Sumpur Kudus.

Baca Juga:  BPP Sumpur Kudus dan Kamang Baru Ditunjuk Sebagai Pelaksana PLEK

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari peserta. Markatap Datuk Rajo Endah (58) misalnya, Ketua Poktan Panjang Utara dari Nagari Unggan mengaku banyak ilmu diperoleh dalam kegiatan PLEK tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.