Tanggapi Ijazah Palsu, Safaruddin : Itu Fitnah dan Tidak Berdasar

oleh -

Tanggapi Ijazah Palsu, Safaruddin : Itu Fitnah dan Tidak Berdasar

SEMANGATNEWS.COM-Beredarnya berita di sejumlah media online yang menuding Safaruddin Datuak Bandaro Rajo mempergunakan ijazah palsu saat mengikuti Pilkada Bupati Limapuluh Kota 9 Desember 2020 lalu, memunculkan reakasi dari berbagai pihak. Selain itu, melalui akun media sosial Facebook disebarkan secara masif oleh si pemilik akun tersebut. Hal ini dirasakan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo merupakan rencana memprovokasi masyarakat agar terjadi kegaduhan secara umum.

Baca Juga:  PT Semen Padang Serahkan Sapi Kurban untuk PWI Sumbar

“Kondusifitas daerah merupakan modal untuk membangun Kabupaten Limapuluh Kota ini. Tidak elok pula kegaduhan diciptakan disaat proses pembangunan sedang berlangsung. Apalagi ini ditujukan kepada saya sebagai kepala daerah yang menghibahkan diri dan memiliki tanggung jawab penuh kepada Masyarakat dan menjadikan Kabupaten Limapuluh Kota lebih baik di seluruh sektor yang ada,” kata Safaruddin kepada Wartawan, Jumat,16/06

Safaruddin menyatakan bahwa berita yang dilansir sejumlah media online berjudul “Oknum Bupati Terpilih Kabupaten 50 Kota Diduga Gunakan Ijazah Palsu”. Kemudian judul berita lainnya; “ Diduga Gunakan Ijazah Palsu Saat Pilkada, Bupati 50 Kota Bungkam” berita tersebut dinilai Safaruddin tendensius dan tidak mengacu dengan Undang-undang Pokok Pers dan Kode Etik Jurnalistik, karena menyajikan berita yang tidak berimbang dan adil dan mencampur adukan fakta dan opini yang telah merugikan pribadinya.

Baca Juga:  Payakumbuh Mengumumkan, Terjadi Penambahan 23 Kasus Positif Covid-19

“Tuduhan, saya memakai ijazah palsu dalam Pilkada 2020 lalu adalah berita fitnah yang tidak berdasar. Kawan-kawan Wartawan mungkin lebih paham dan mengerti dari tulisan atau narasi yang tersaji pada media tersebut,” ungkap Safaruddin.

No More Posts Available.

No more pages to load.