Tata Cara Membuat atau Penulisan Surat Resmi Yang Baik dan Benar

by -
thumb-cara-membuat-surat-resmi-yang-baik-dan-benar
thumb-cara-membuat-surat-resmi-yang-baik-dan-benar

7.Salam Pembuka

Salam pembuka adalah kata sapaan di awal surat.

Kata sapaan yang biasa digunakan adalah ‘Dengan hormat” diikuti dengan tanda baca koma.

8.Isi Surat

Di Dalam isi surat resmi terdapat beberapa bagian yang harus ada, yaitu pembuka, bagian inti dan penutup. Penjelasannya adalah sebagai berikut :

  1. Pembukaan, kalimat pembuka digunakan untuk memandu pembaca sebelum memasuki pembahasan utama. Pembuka surat juga dapat memuat informasi tentang pokok persoalan yang disampaikan kepada penerima surat.
  2. Isi utama, bagian isi ini biasanya berisi maksud, tujuan atau keinginan penulis surat ketika menulis surat. Penyajian pada bagian ini juga harus jelas, tidak mendetail dan mudah dipahami.
  3. Terakhir, bagian akhir surat berisi penegasan, kesimpulan, harapan dan ucapan terima kasih. Bagian akhir menunjukkan bahwa deskripsi utama yang akan dikirim melalui surat telah selesai.

9.Salam Penutup

Salam penutup ini berisi beberapa kata yang pada umumnya digunakan untuk menambah kesantunan dalam menyelesaikan komunikasi.

10.Nama, Jabatan, dan Tanda Tangan

Surat dinas dianggap sah apabila telah ditandatangani oleh pejabat yang berwenang, misalnya pemilik alamat suatu instansi, lembaga atau organisasi.

Di bawah nama penanda tangan, judul pekerjaan muncul sebagai identitas penandatangan.

Beberapa lembaga mengharuskan jumlah karyawan disediakan di bagian ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.