Terbongkar,  Dugaan Manipulasi Data   Penggugat Pembangunan Masjid Taman Vila Meruya

oleh -

Terbongkar,  Dugaan Manipulasi Data   Penggugat Pembangunan Masjid Taman Vila Meruya

SEMANGATNEWS.COM-Sidang ke-5 gugatan atas areal tanah pembangunan masjid At Tabayyun di Taman  Vila Meruya (TVM), Jakarta Barat (Jakbar), Senin (16/8/21) menemukan fakta mengejutkan. Ada dua orang warga TVM, tidak pernah memberi kuasa kepada Para Penggugat untuk menggugat Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta nomor 1021/2020 tanggal 9 Oktober 2020 . Izin itu terkait pemanfaatan aset/tanah milik Pemprov DKI Jakarta  dengan status sewa untuk dijadikan lokasi Masjid At Tabayyun.

Baca Juga:  Sekda Mawardi Roska ; Kehadiran Pejabat Seharusnya Meringankan Beban Organisasi

Saat sidang memeriksa Saksi Fakta yang diajukan Tergugat Intervensi, pengacara masjid At Tabbayun dari Fayyad and Partners, Rahmatullah, sempat menyoal klaim pemberian kuasa itu kepada penggugat. Ini dibuktikan dengan tercantumnya nama Andi Muchainin Ma’arif dan Budiharto Sardjono di daftar foto copy KTP warga, yang memberi kuasa pada penggugat, untuk mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

// Hakim janji usut //

Baca Juga:  Vaksinasi Covid-19 Di Dishub Kota Payakumbuh Membludak

Ketua Majelis Hakim yang mengetahui itu berjanji akan menindaklanjuti temuan tersebut.
Saat dihubungi, Selasa (17/8/21), Budiharto, warga yang dimaksud mengaku hanya menandatangani voting lokasi pembangunan masjid. Ia menyetujui pembangunan masjid di sebelah St John, tetapi persetujuan dimaksud bukan untuk kebutuhan gugatan di pengadilan.

Budiharto sudah menanyakan itu kepada Hendro, Ketua RTnya yang mempelopori gugata pembangunan masjid. Hendro menawarkan untuk membuat surat pencabutan dukungan.

No More Posts Available.

No more pages to load.