SEMANGATNEWS.COM – Kuranji. Tiga ratus lima puluh dari seribu target anak muda milenial Sumatera Barat yang diproyeksikan selama tahun 2021 imi berhasil dijaring “Dangau Studio” Padang melalui kegiatan Art Teraphy (terapi seni) dengan melibatkan anak-anak muda berbakat dan bertalenta baik dari kalangan mahasiswa maupun pelajar untuk bereksplorasi dengan kegiatan seni rupa seperti melukis, menggambar, membuat sketsa, bermain musik, pantomin bahkan membaca puisi di luar kegiatan rutinnya di luar kampus dan sekolah.
Uniknya kegiatan art teraphy ini merupakan wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan bakat dan talenta masing-masing guna memahami dan mendalami dunia seni bagian kebudayaan yang ada yang mereka rata-rata sebelumnya tidak memiliki pendidikan seni, bahkan berbakat pun belum. Namun begitu mereka memasuki dunia art teraphy, mereka akhirnya mampu menemukan jati dirinya ke pilihan masing-masing cabang seni.
Dari tiga kali kegiatan art teraphy, sejak Januari 2021 dengan target semula hanya diproyeksikan 50 orang anak muda milenial terjaring 100 orang, Februari ditargetkan 75 orang terjaring 100 dan terakhir Maret ini ditargetkan 100 orang terjaring 150 orang yang kesemua peserta art teraphy otomatis menjadi talent “Dangau Studio” Padang dengan mengisi formulir asal perguruan tinggi dan sekolah masing-masing. Sampai bulan Maret ini dari yang kami proyeksikan tahun ini sekitar 1000 milenial anak muda Sumbar telah terjaring 350 anak muda.
Hal itu disampaikan pimpinan “Dangau Studio” Kuranji, Padang, Budi Irwandi (27 th) didampingi anggotanya pelukis cantik Aprililia (20 th) usai diskusi dengan pengamat dan kurator seni rupa, Muharyadi, yang sejumlah anggota dangau studio perihal pentingnya anak-anak muda milenial Sumbar memahami dan mendalami dunia seni sebagai bagian kebudayaan yang ada dengan seluk beluk di dalamnya di tengah-tengah masyarakat, kepada semangatnews.com di Dangau Studio, Kuranji, Padang, Senin (15/03/21).
Menurut Aprililia, pelukis yang juga mahasiswa STKIP Padang semester enam itu mewakili Dangau Studio itu menyebutkan, saat ini banyak dikalangan anak-anak muda di tanah air di luar kegiatan rutinnya baik di kampus maupun di sekolah, tidak menemukan jati dirinya sebagai anak muda bahkan tidak jarang pula banyak diaantaranya terjerumus pada hal-hal negatif, seperti kenakalan remaja, tawuran, terlibat narkoba, balapan liar dan lainnya.
Apalagi penyebaran covid-19 telah mengubah kehidupan amak-anak muda dari berbagai macam aspek, diantaranya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah saja. Persoalan ini menjadi masalah kita semua, agar anak-anak muda dan remaja tetap esksis dan menggeliat dengan tetap menjaga kesehatan covid.19.
Hal itu bukan berarti aktivitas di luar rumah dibatasi, seperti tidak bisa bekerja atau sekolah seperti biasa, berkumpul bersama teman-teman, dan pergi berekreasi, sehingga berpengaruh bagi kesehatan mental seseorang. Guna menjaga kesehatan mental, banyak orang mencoba cara-cara kreatif agar mereka mengisi waktu mereka selama di rumah saja misalnya dengan memasak, membaca buku, menonton film, berolahraga, dan termasuk membuat karya seni dan berkolaborasi seni, tutur Aprililia.
Pengamat dan kurator seni rupa Muharyadi dalam diskusi dengan puluhan anggota Dangaustudio Padang itu, kepada semangatnews,com memaparkan, kegiatan Art Teraphy merupakan salah satu solusi mengisi waktu luang anak-anak muda untuk kegiatan positif yang memiliki separangkat nilai-nilai, bukan hanya sekedar mengisi waktu luang, melainkan juga memiliki dampak psikologis karena digerakkan oleh dorongan-dorongan bawah sadar sebagai media untuk melakukan terapi psikologis sebagai kombinasi antara teknik-teknik terapi psikologis dan proses kreatif guna membantu seseorang mengeksplorasi diri, menghadapi permasalahan yang dihadapi. Art teraphy lebih berorientasi pada persoalan keindahan, ekspresi diri, meluapkan emosional yang tersimpan, ujar Muharyadi memberi ilustrasi ringan.
Pada sisi lain, kegiatan art teraphy ini, juga dapat membantu program pemerintah, orang tua dan masyarakat dalam mengatasi berbagai gejolak dan dinamika anak-anak muda yang setiap ruang dan waktu, cendrung berubah akibat tidak mampu menyerap nilai baik dan buruknya arus perubahan dan perkembangan zaman yang terkadang sering menjerumuskan mereka kepada hal-hal negatif yang dapat merusak generasi penerus harapan bangsa.
Maka Art Teraphy (terapi seni) merupakan salah satu solusi agar mereka benar-benar memahami dunia seni, dunia keindahan, dunia ekspresi diri dan persoalan humanisme yang memuat seperangkat nilai-nilai, baik dalam seni rupa, seni musik, seni tari, peformance art, baca puisi dan lainnya yang sejak dasar hingga benar-benar memahami dan mampu mempraktekkan di lapangan sebagai hasil kebudayaan yang ada. Kita memang selayaknya mengapresiasi kegiatan bermanfaat ini untuk anak-anak muda milineal yang di gagas Dangau Studio bekerjasama dengan sejumlah tempat terbuka yang tidak mengabaikan protoker kesehatan covid. ujar Muharyadi lagi. (FR)

