Jakarta, Semangatnews.com – Insiden naas mengguncang kawasan Kembangan, Jakarta Barat, ketika sebuah mobil Avanza yang keluar dari pintu tol Joglo hilang kendali dan menabrak trotoar sebelum menabrak dua kendaraan lain pada Jumat malam. Sopir mobil Avanza dilaporkan meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit, sementara pengendara kendaraan lain menderita luka.
Kecelakaan bermula ketika Avanza bernomor polisi B-2971-KFG yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial AG melaju dari arah utara ke selatan keluar dari tol Joglo. Saat memasuki pertemuan dengan Jalan Joglo Raya, kendaraan itu hilang kendali dan melaju lurus melebihi trotoar.
Sesampainya di jalan kota, mobil itu langsung menabrak sepeda motor jenis Honda Scoopy dan sebuah Toyota Agya yang tengah melintas. Akibat benturan hebat, Avanza menghantam kedua kendaraan tersebut sebelum akhirnya berhenti. Kondisi lalu lintas mendadak kacau, dengan serpihan kaca dan komponen mobil berserakan.
Petugas kepolisian segera tiba di lokasi. Sebanyak tiga kendaraan yang terlibat langsung diamankan sebagai barang bukti, sementara para korban dievakuasi ke rumah sakit setempat. Identitas sopir Avanza segera dikonfirmasi dan pihak kepolisian menetapkan bahwa ia meninggal dunia di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug.
Korban pengendara motor perempuan bernama Pramita dilaporkan mengalami luka di bagian kepala dan dirawat intensif. Pengemudi Agya yang bernama Budi mengalami memar di kepala dan bagian tubuh lainnya, dan kini dirawat di RS Pondok Indah.
Menurut penyelidikan awal, kecelakaan ini diduga diakibatkan oleh hilang kendali saat mobil keluar dari tol. Polisi menduga kecepatan tinggi dan kondisi kelengkungan tikungan menjadi faktor penyebab. Belum ada indikasi unsur kriminal seperti tabrak lari.
Anggota Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat telah memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi, termasuk pengendara lain dan pengguna jalan yang menyaksikan kejadian. Proses identifikasi dan pemeriksaan dokumen juga dilakukan untuk memastikan kondisi teknis kendaraan.
Kerusakan kendaraan cukup parah: Avanza ringsek di bagian depan, Agya penyok di sisi bumper depan dan samping, sementara motor hancur di bagian bodi kanan. Lokasi tabrakan menjadi titik peringatan bagi pengendara lain untuk hati-hati di exit tol, terutama di malam hari.
Masyarakat sekitar menyebut bahwa area tersebut rawan kecelakaan, terutama saat cuaca buruk atau pencahayaan minim. Mereka berharap pihak berwenang dapat memperbaiki desain jalan, memperjelas rambu, dan memasang pembatas agar tak terjadi lagi insiden serupa.
Kecelakaan maut di exit tol Joglo kembali mengingatkan risiko tinggi di zona transisi antara jalan tol dan jalan arteri kota. Pengendara diimbau untuk mengurangi kecepatan secara signifikan setelah keluar tol dan memperhatikan kondisi jalan agar tragedi seperti ini tidak terulang.(*)
