Transformasi Total: Wajah Baru ‎Stasiun Tanah Abang Terungkap di Tangan ‎Prabowo Subianto

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Pagi tadi, Presiden Prabowo Subianto meresmikan hasil revitalisasi menyeluruh terhadap Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang telah dipugar sejak April 2023.

Kedatangannya tepat pukul 11.18 WIB dengan menumpangi KRL dari Manggarai ke Tanah Abang, menandai simbol keberhasilan upaya memperbarui salah satu stasiun paling padat di ibu kota.

Dengan wajah baru yang memukau—termasuk fasad pintu masuk yang lebih modern serta ruang lantai dua dengan ornamen oval—stasiun ini kini tampil dengan desain yang lebih elegan dan fungsional.

Presiden dalam pidatonya mengapresiasi pihak ‎Kementerian Perhubungan dan ‎PT KAI atas percepatan pembangunan transportasi publik di wilayah perkotaan, menggarisbawahi bahwa kereta api bukan lagi sekadar moda transportasi, melainkan bagian fasilitas kota yang layak.

Dia menegaskan bahwa sistem kereta api nasional melayani sekitar 486 juta penumpang setahun, sehingga memperbarui infrastruktur stasiun seperti Tanah Abang menjadi keharusan.

Revitalisasi yang dimulai dengan groundbreaking pada 30 April 2023 itu mencakup antara lain penataan lajur pejalan kaki bebas PKL, peningkatan aksesibilitas, serta ruang tunggu yang lebih luas dan nyaman.

Para pengguna KRL dan warga sekitar menyambut positif perubahan ini. Banyak yang merasa bahwa stasiun yang dulu padat dan kurang nyaman kini mulai menawarkan pengalaman yang berbeda—lebih tertata dan lebih manusiawi.

Meski demikian, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa proses ini belum selesai. Penting untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan supaya layanan benar-benar dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Dari sisi lingkungan sekitar, warga berharap revitalisasi ini juga memicu perbaikan trotoar, pengaturan kendaraan bermotor, dan kemajuan fasilitas publik lainnya yang mendukung integrasi antar-moda transportasi.

Penanda peresmian ini menandai komitmen pemerintah untuk menjadikan transportasi massal sebagai tulang punggung mobilitas kota, dan Tanah Abang menjadi contoh bagaimana stasiun yang dulunya penuh tantangan bisa diubah menjadi salah satu titik infrastruktur kota yang layak dan modern.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.