Truk Tangki Pertamina Terguling di Klamono Km 38, Dua Orang Meninggal Dunia

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Km 38 Klamono, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, setelah sebuah truk tangki milik PT Pertamina terguling pada Sabtu siang. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Truk tangki yang mengangkut bahan bakar minyak jenis solar itu dilaporkan tengah dalam perjalanan distribusi ketika kecelakaan terjadi. Kendaraan bermuatan penuh tersebut diduga kehilangan kendali saat melintas di jalur yang memiliki kontur menanjak dan tikungan tajam.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 WIT. Truk yang melaju dari arah Kota Sorong menuju wilayah pedalaman itu tiba-tiba oleng sebelum akhirnya keluar jalur dan terguling ke sisi jalan.

Benturan keras menyebabkan kabin truk ringsek parah. Pengemudi dan kernet yang berada di dalam kendaraan mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Petugas kepolisian bersama tim evakuasi segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan proses evakuasi korban. Jenazah keduanya kemudian dibawa ke rumah sakit setempat untuk proses identifikasi dan visum.

Kecelakaan ini sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat karena badan truk menutup sebagian jalan. Aparat melakukan pengaturan lalu lintas sambil menunggu proses pemindahan kendaraan dari lokasi.

Beruntung, tidak terjadi kebakaran meski truk membawa ribuan liter solar. Namun demikian, tumpahan bahan bakar di sekitar lokasi tetap menjadi perhatian petugas karena berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Pihak kepolisian menyebut kecelakaan ini merupakan kecelakaan tunggal dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Faktor kecepatan dan kondisi jalan menjadi bagian dari pendalaman kasus.

Warga sekitar mengungkapkan bahwa jalur Km 38 Klamono memang dikenal rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat yang membawa muatan penuh. Kondisi jalan yang berkelok dan menanjak kerap menjadi tantangan tersendiri bagi para sopir.

Distribusi bahan bakar ke wilayah-wilayah tertentu di Papua Barat Daya memang memerlukan perjalanan panjang dengan medan yang cukup berat. Hal ini menuntut kewaspadaan ekstra dari para pengemudi kendaraan besar.

Pihak perusahaan dan keluarga korban disebut tengah berkoordinasi terkait penanganan pascakecelakaan. Duka mendalam menyelimuti keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya dalam peristiwa tersebut.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, khususnya bagi kendaraan pengangkut bahan berbahaya. Evaluasi terhadap kondisi jalan dan standar operasional pengemudi diharapkan dapat meminimalkan risiko kejadian serupa di masa mendatang.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.