UMKM Palupuah Bertekad Maju Bersama Untuk Tingkatkan Sejahteraan.

0

Semangatnews, Palupuah – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kecamatan Palupuh, bertekad majukan usaha secara bersama-sama, untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. UMKM tidak bisa berjalan sendiri-sendiri butuh ada kerjasama saling menguntungkan.

Hal ini di sampaikan Adelina Sovya, S.Ag Ketua UMKM Palupuah dalam semangat tekad maju bersama yang dibahas dalam pertemuan UMKM se kecamatan Palupuah, di Jorong Batang Palupuah Dafana Agro Industri Ubi Jalar, Senin (29/4/2019).

Adelina menyampaikan, kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk menjalin kebersama, bisa lebih kuat jika kita saling menjaga, percaya, jujur.

“Mudah mudahan UMKM kecamatan Palupuah dengan semangat kebersamaan dan membangun jejaring dengan azas kepercayaan, jujur dan kreatif dan inovatif sesuai dengan selera pasar kita, bisa lebih baik kedepannya,” harapnya.

Pertemuan itu juga dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H, juga membahas tentang koperasi dan usaha anggota lain-lain untuk saling membantu dalam pemasaran dan manajemen UMKM.

UMKM adalah suatu badan usaha yang dilakukan perseorangan dengan maksud memperoleh keuntungan serta sadar pajak baik itu usaha mikro, kecil maupun menengah dengan kriteria yang telah ditentukan berdasarkan undang-undang.

Pengertian UMKM adalah suatu usaha yang diatu roleh undang-undang dengan usaha kecil dan menengah. Usaha mikro adalah usaha milki perseorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro sesuai yang diatur dalam undang-undang.

Usaha kecil adalah usaha ekonomi yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan cabang perusahaan, yang secara tidak langsung menjadi bagian dari usaha besar yang memenuhi kriteria usaha kecil sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang.

Sedangkan usaha menengah adalah usaha ekonomi yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan cabang perusahaan, yang secara tidak langsung menjadi bagian dari usaha kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang.

Usaha mikro

Usaha meikro memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

Usaha kecil

Usaha kecil memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp. 50.000.000–Rp. 500.000.000 (lima puluh juta rupiah sampai dengan lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Memilki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp. 300.000.000–Rp. 2.500.000.000 (tiga ratus juta rupiah sampai dengan dua milyar lima ratus juta rupiah).

UMKM adalah suatu usaha yang didukung oleh pemerintah, dengan aturan yang telah ditetapkan pada undang-undang, sehingga dikenakan pajak dengan tujuan untuk memasarkan atau membantu dalam mengelola usaha Anda serta memantau jalannya usaha Anda. Data badan perencanaan pembangunan nasional, badan pusat statistik dan united nation population fund, memprediksi jumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia pada 2018 sebanyak 58,97 juta orang. Sedangkan jumlah penduduk Indonesia pada atahun 2018 diprediksi 265 juta jiwa.

Deputi Bidang Pembiayaan kementerian Koperasi dan UKM (kemkop UKM) Yuana Sutyowati menyatakan bahwa jumlah usaha mikro ada sebanyak 58,91 juta unit, usaha kecil 59,260 unit dan usaha besar 4,987 unit, serta jumlah wirausaha wanita mencapai 14,3 juta orang, dimana jumlah tersebut meningkat 1,6 juta orang dari jumlah 12,7 juta orang tahun sebelumnya.

Data badan usat statistik, tercatat 3,79 juta pelaku UMKM teah memanfaatkan teknologi digital atau bisnis e-commere. Oleh karena itu, harus terus mendorong serta memberikan dukungan untuk upaya pemanfaatan dan optimalisasi teknologi digital bagi pelaku bisnis koperasi dan UMKM melalui berbagai kebijakan dan program dalam mengembangkan koperasi dan UMKM menuju digital economy.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.