YOGYAKARTA, SEMANGATNEWS.COM – Suatu Lokakarya Skenografi Pertunjukan diselenggarakan Turning World, University of Melbourne Art Centre, Asia Link dan Victoria College for The Arts Melbourne bekerja sama dengan Titimangsa, GIK (Gelanggang Inovasi dan Kreativitas) Universitas Gajah Mada (UGM) dan Prodi S1 Tata Kelola Seni Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta digelar sejak 11 sd 13 September 2025 di GlK UGM Yogyakarta.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut sejak pukul 08.30 sampai pukul 16.00 Wib menampilkan tiga pemateri dari Victoria College for the Arts ; Anna Cordingley (Stage dan Costume Design), Matt Scott (Lighting Design) dan Jethro Woodward (Sound Design dan Composition).
Panitia program, Iskandar Loedin skenografer dari lembaga Titimangsa sebagaimana disampaikan dosen Tata Kelola Seni ISI Yogyakarta, Dr. Mikke Susanto M.A, kepada Semangatnews.com, Selasa sore (29/07/25).
Mikke Susanto menyebutkan, kegiatan lokakarya ini merupakan kesempatan mengikuti program magang dengan beasiswa penuh di beberapa institusi seni pilihan di Melbourne, Australia sejak 20 Oktober -21 November 2025 mendatang.
Disebutkan, Lokakarya Skenografi Pertunjukan diperuntukkan untuk peserta umum dan mahasiswa. Utamanya yang telah memiliki pengalaman dalam seni pertunjukan dengan sejumlah persyaratan seperti ; dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris, berpengalaman di bidang artistik dan teknis pertunjukan, bersedia secara mandiri mengurus dan membiayai keperluan pribadi selama di Yogyakarta, pendaftar wajib mengirimkan CVC dan portofolio hasil karya/pengalamannya dan disarankan membawa laptop/tab/iPad agar memudahkan berlangsungnya kegiatan serta berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian aktivitas yang telah ditentukan.
Peserta dapat mendaftarkan diri melalui web. https : //bit.ly/LokakaryaMelbourne2025 dengan kuota terbatas sejak 25 juli sd 25 Agustus 2025. Kemudian peserta yang dinyatakan lolos dengan jumlah yang ditentukan panitia sesuai kuota berkesempatan mengikuti program magang selama empat minggu (20 Okt0ber-21 November 2025) di beberapa institusi seni pilihan di Melbourne dengan biaya penuh ditanggung penyelenggara,” jelas Mikke Susanto memberi keterangan. (mh)
