Jakarta, Semangatnews.com – Penampilan gemilang Veda Ega Pratama pada Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans sukses mencuri perhatian dunia balap. Pebalap muda Indonesia itu tampil impresif dalam kondisi lintasan basah dan nyaris merebut podium di tengah balapan penuh drama.
Veda yang memulai balapan dari posisi keenam sempat tercecer pada lap awal akibat insiden di depannya. Namun pembalap Honda Team Asia tersebut perlahan bangkit dan menunjukkan performa konsisten di trek licin Le Mans.
Balapan Moto3 Prancis memang berlangsung sangat sulit akibat hujan deras yang mengguyur sirkuit sebelum start. Bahkan jumlah lap harus dipangkas dari 20 menjadi 13 lap demi keselamatan para pebalap.
Dalam kondisi penuh risiko itu, Veda justru tampil tenang dan matang. Pebalap asal Gunungkidul tersebut berhasil finis di posisi keempat, hanya terpaut beberapa detik dari zona podium.
Hasil itu membuat sejumlah pihak di paddock Moto3 memberikan pujian kepada Veda. Apalagi ini merupakan balapan Grand Prix basah pertamanya sejak naik ke kelas Moto3 musim 2026.
Bos KTM disebut ikut menyoroti sulitnya menaklukkan Le Mans dalam kondisi hujan. Trek Bugatti dikenal memiliki karakter licin dan banyak tikungan teknis yang membuat para rider kesulitan menjaga grip ban.
Meski rider KTM seperti Maximo Quiles tetap berhasil meraih kemenangan, persaingan di belakang berlangsung sangat ketat. Kehadiran Veda di barisan depan membuat dominasi KTM mendapat tekanan besar dari Honda Team Asia.
Veda sendiri mengaku sempat merasa takut sebelum balapan dimulai karena kondisi lintasan yang ekstrem. Namun ia memilih fokus untuk menyelesaikan lomba dan mengamankan poin bagi tim.
Strategi tenang tersebut terbukti efektif. Setelah menemukan ritme balapnya, Veda mulai menyalip satu per satu rival dan akhirnya mampu bertarung di posisi lima besar hingga finis.
Hasil di Le Mans juga membuat posisi Veda di klasemen Moto3 2026 semakin membaik. Rider berusia 17 tahun itu kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu rookie paling berbahaya musim ini.
Penampilan luar biasa di Prancis semakin mempertegas bahwa Veda Ega Pratama bukan sekadar pelengkap di Moto3 2026. Di tengah cuaca ekstrem dan tekanan para rider KTM, talenta muda Indonesia itu berhasil menunjukkan dirinya mampu bersaing di level tertinggi balap motor dunia.(*)

