Jakarta, Semangatnews.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, akan memulai balapan utama Moto3 Grand Prix Indonesia 2026 dari posisi ketujuh di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10/2026). Hasil kualifikasi tersebut memberikan kesempatan bagi Veda untuk bersaing dengan para pembalap terdepan dalam perlombaan yang berlangsung di hadapan pendukung Tanah Air.
Veda yang memperkuat Honda Team Asia menunjukkan performa kompetitif pada sesi kualifikasi kedua atau Q2, Sabtu (10/10/2026). Ia mencatatkan waktu sekitar 1 menit 37,24 detik, sehingga mengamankan posisi start ketujuh untuk balapan utama Moto3 Indonesia.
Posisi tersebut menjadi modal berharga bagi pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu. Dengan memulai perlombaan dari barisan depan, Veda memiliki peluang untuk mengikuti persaingan kelompok terdepan apabila mampu mempertahankan kecepatan dan menghindari kehilangan posisi pada putaran awal.
Meski demikian, tantangan yang dihadapi Veda tidak ringan. Para pembalap Moto3 memiliki kemampuan yang relatif berimbang, sehingga selisih waktu yang tipis dapat membuat urutan perlombaan berubah dalam waktu singkat. Ketepatan mengambil keputusan ketika menyalip dan menjaga kestabilan motor akan sangat menentukan hasil akhir.
Posisi terdepan atau pole position berhasil diamankan Brian Uriarte dari tim Red Bull KTM Ajo. Pembalap asal Spanyol tersebut mencatatkan waktu sekitar 1 menit 36,86 detik dalam sesi kualifikasi, menjadikannya salah satu pembalap yang patut diperhitungkan dalam perebutan kemenangan.
Di belakang Uriarte, David Almansa dan Alvaro Carpe juga menempati posisi start terdepan. Keberadaan sejumlah pembalap cepat di barisan depan membuat persaingan Moto3 Mandalika berpotensi berlangsung sengit sejak lampu start dipadamkan.
Veda perlu memanfaatkan momentum awal perlombaan untuk menjaga jarak dengan kelompok terdepan. Apabila mampu melewati beberapa putaran pertama dengan baik, ia berpeluang terlibat dalam persaingan perebutan posisi podium. Namun, strategi tersebut tetap harus disesuaikan dengan kondisi lintasan dan perkembangan balapan.
Dukungan penonton Indonesia menjadi salah satu faktor yang menambah perhatian terhadap penampilan Veda. Balapan di kandang sendiri memberikan kesempatan bagi pembalap muda itu untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan masyarakat yang selama ini mengikuti perjalanan kariernya di kejuaraan dunia.
Veda juga perlu menjaga konsistensi sepanjang perlombaan. Sebelumnya, ia mengungkapkan bahwa target utamanya adalah menyelesaikan balapan tanpa terjatuh atau mengalami insiden. Sikap tersebut memperlihatkan pentingnya keseimbangan antara ambisi mengejar posisi dan upaya menjaga keselamatan di lintasan.
Balapan utama Moto3 Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu pukul 11.00 WIB. Penggemar dapat mengikuti jalannya perlombaan melalui siaran Trans7 serta layanan streaming olahraga yang menayangkan ajang tersebut, termasuk Vidio dan Vision+, dengan menyesuaikan jadwal siaran yang tersedia.
Penampilan Veda menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Start dari posisi ketujuh membuka peluang untuk memperbaiki posisi sepanjang balapan, meskipun hasil akhirnya akan ditentukan oleh performa, strategi, dan kemampuan menghadapi persaingan di lintasan. Publik Indonesia pun menantikan perjuangannya untuk meraih hasil terbaik di Sirkuit Mandalika.(*)

