SAWAHLUNTO, SEMANGATNEWS.COM — Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra didampingi Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah dan Sekretaris Daerah Rovanly Abdams mengekspose sejumlah usulan program pembangunan kepada anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat guna memperoleh dukungan dan sinergi, Jumat, (27/3/2026).
Ekspos ini disampaikan bersama jajaran pimpinan perangkat daerah terkait kepada anggota DPRD Sumbar, yakni Neldaswenti, Masrisal, dan Bagas Penyusunan Nasution. Pembahasan difokuskan pada kebutuhan yang memerlukan percepatan penanganan melalui dukungan kewenangan dan anggaran di tingkat provinsi.
Pada sektor infrastruktur, Pemerintah Kota Sawahlunto mengusulkan perbaikan dan pelebaran sejumlah ruas jalan provinsi yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
Selain itu, perhatian juga diarahkan pada perbaikan videotron milik Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat yang saat ini belum berfungsi optimal, sehingga belum dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai media informasi publik.
Penguatan sarana pelayanan publik turut menjadi bagian dari pembahasan, antara lain melalui dukungan pengadaan mobil crane untuk operasional Dinas Perhubungan serta penambahan marka jalan di titik-titik dengan intensitas aktivitas masyarakat yang tinggi.
Di sektor kesehatan, usulan difokuskan pada kelanjutan pembangunan Puskesmas Tumpuak Tangah dan Pustu Sikabu agar masyarakat tetap memiliki akses layanan kesehatan yang memadai dan merata.
Pada sektor pendidikan, kebutuhan peningkatan mutu SMA juga disampaikan. Hal ini sejalan dengan keterbatasan kewenangan pemerintah kota dalam pengelolaan sekolah menengah yang berada di bawah pemerintah provinsi.
Pertemuan tersebut diisi dengan pembahasan lebih rinci terhadap berbagai usulan prioritas yang dinilai perlu segera ditindaklanjuti. Diharapkan, sinergi antara Pemerintah Kota Sawahlunto dan DPRD Provinsi Sumatera Barat dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan layanan publik serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat. (Nova)

