SAWAHLUNTO, SEMANGATNEWS.COM — Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra memimpin rapat koordinasi percepatan penataan kabel di kawasan Kota Tua (heritage) guna mengurai berbagai kendala yang masih dihadapi serta mempercepat realisasi pembenahan di sejumlah titik strategis pusat kota. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Balaikota Sawahlunto, Rabu (3/6/2026).
Penataan kabel, khususnya di kawasan Pasar Remaja dan beberapa lokasi lainnya, dinilai menjadi kebutuhan penting untuk mewujudkan lingkungan kota yang lebih rapi, bersih, aman, dan nyaman. Selain itu, pembenahan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat daya tarik kawasan heritage sehingga nilai sejarah, budaya, dan pariwisata Sawahlunto dapat tampil lebih optimal.
Dalam rapat tersebut, Wali Kota Riyanda Putra mengidentifikasi sejumlah persoalan koordinasi dan aspek teknis yang selama ini memperlambat pelaksanaan pekerjaan. Karena itu, seluruh pihak terkait diminta meningkatkan komunikasi, mempercepat tindak lanjut, serta memperkuat inisiatif bersama agar proses penataan kabel dapat segera direalisasikan secara bertahap dan terukur.
“Penataan kawasan heritage membutuhkan sinergi yang kuat dari seluruh pihak. Pemerintah Kota Sawahlunto akan terus hadir untuk memfasilitasi, mengoordinasikan, dan mengawal proses pembenahan ini agar berbagai kebutuhan lintas pihak dapat diselaraskan dengan baik,” ujar Riyanda.
Riyanda Putra menegaskan keberhasilan penataan kabel tidak hanya berdampak pada estetika kota, tetapi juga mendukung upaya pelestarian kawasan bersejarah yang menjadi salah satu identitas utama Sawahlunto.
Kepada perusahaan pemilik kabel, baik dari unsur BUMN maupun swasta, Riyanda mengajak untuk memperkuat komitmen dan kerja sama dalam mendukung percepatan penataan. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan mempercepat pembenahan kabel-kabel yang melintasi kawasan kota sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Melalui penataan tersebut, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap kualitas kawasan heritage semakin meningkat, lingkungan kota menjadi lebih tertata dan nyaman, serta mampu menghadirkan wajah Kota Sawahlunto yang lebih rapi, menarik, dan berdaya saing sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya. (Nova)

