2 Silek di Tanah Datar di Usulkan sebagai WBTB

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Dalam upaya melestarikan kebudayaan di Tanah Datar, Pemerintah Kab. Tanah Datar melakukan sinkronisasi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang ada di nagari Pariangan, Selasa (23/2/21).

Salah satu kebudayaan yang diusulkan tersebut adalah Silek Tuo dan Silek Kimango.D

Dalamsinkronisasi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar bekerja sama dengan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar.

Baca Juga:  Tanah Datar Hari Ini Terkonfirmasi Positif Covid-19 Sebanyak Empat Orang

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan yang Tanah Datar yang diwakili oleh Kabid Kebudayaan Abrar menyebutkan bahwa setiap kabupaten dan kota digenjot untuk mengusulkan warisan budaya tersebut untuk tingkat nasional

“Salah satu syarat dalam pengusulan untuk menjadi warisan dunia unesco dengan menyiapkan berbagai aspek pendudukung seperti dokumentasi, kajian akademik dan lain sebagainya,” sebut Abrar.

Baca Juga:  Covid-19 di Tanah Datar Masih Bertambah Hari Ini Terkonfirmasi Positif Tiga Orang

Irwan Malin, Dosen IAIN Batusangkar menyebutkan bahwa ini merupakan salah satu usaha kita untuk mempromosikan sekaligus mematenkan tradisi-tradisi yang ada di Tanah Datar.

“Silek di Tanah Datar yang akan di ajukan sebagai WTB ada 2 silek yang akan di laporkan yakni Silek Kumango, silek tuo,” sebut Irwan.

Hadir mendampingi dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusanhkar yakni Novi Budiman, S.IP., M.Si (Dosen Politik Islam), Riki Rikarno, M.Sn (Dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam), Andri Maijar, M.Sn (Dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam), Sarmen Aris, M.AP (Dosen Pemgembangan Masyarakat Islam) dan Habibullah (Mahasiswa KPI).