Bengkak Hingga Meledak! Inilah Resiko Memakai Charger Beda Ampere dan Voltase!

by -
by
pict-ilst-ist.

Resiko Voltase Lebih Tinggi

Voltase charger yang lebih tingi dapat menyebabkan kerusakan pada baterai.

Baterai bisa menjadi boros bahkan sampai bengkak atau meletus.

Resiko Ampere Lebih Tinggi

Menggunakan charger dengan Kuat Arus atau ampere yang lebih besar tidak beresiko apapun.

Gadget akan tetap menerima arus sesuai yang dibutuhkan, jadi tidak ada arus yang masuk terlalu besar.

Ada informasi yang mengatakan Ampere yang lebih tinggi dapat mempercepat proses charging?

Hal itu ternyata sama sekali tidak benar dan hanya mitos belaka, karena arus yang masuk akan tetap sama.

Kecuali jika perangkat tersebut sudah memiliki fitur fast charging.

Fitur Fast Charging memperbolehkan arus yang lebih tinggi untuk masuk sehingga dapat mempercepat proses charging.

Ada baiknya menghindari penggunaan Charger dengan ampere lebih rendah, karena jika menggunakan charger dengan ampere yang lebih rendah akan memperlambat waktu pengecasan.

Meskipun pada charger canggih, terdapat fitur “fallback” yang akan memutus arus listrik apabila gadget telah penuh, terdeteksi fitur ini tetap melakukan upaya penyedotan arus lebih tinggi dari yang dapat dihasilkan charger.

Isi Daya Melalui USB Laptop/Komputer

Biasanya Kekuatan daya atau arus  dari port USB Laptop atau Komputer hanya sebatas 0.5A saja, akan tetapi ha itu juga tergantung versi dari port USB yang tersedia.

Menggunakan Port USB di Laptop untuk melakukan pengecasan masih termasuk kategori, aman.

Hanya saja kecepatan pengecasannya mungkin akan lebih sedikit lambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.