Bupati Limapuluh Kota Safni Minta Maaf Ke Publik Terkait Kasus Video Mirip Dirinya, Serahkan Proses Hukum Ke Polisi
SEMANGATNEWS.COM – Pasca viralnya video serta tangkapan layar yang diduga merupakan video call seks (VCS) mirip dengan Bupati Limapuluh Kota beberapa waktu terakhir, kondisi tersebut membuat masyarakat setempat merasa resah. Menanggapi hal ini, Bupati Limapuluh Kota, Safni, memberikan tanggapan resmi melalui media sosial pada hari Sabtu (28/2/2026).
Dalam keterangannya, Safni menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota dan juga publik secara luas terkait dinamika persoalan yang tengah menimpanya.
Selain itu, ia menyatakan telah melaporkan kasus ini ke Polda Sumatera Barat dan menyerahkan seluruh proses hukumnya kepada tim hukum. Kuasa hukum yang menangani perkara ini adalah Nuril Hidayati, SH. MH.
Berikut isi tanggapan Safni, Bupati Limapuluh Kota :
“Saya ingin menyampaikan secara langsung permintaan maaf saya kepada seluruh masyarakat Lima Puluh Kota dan publik secara luas, terkait adanya dinamika persoalan yang saat ini berkembang supaya tidak terjadi simpang siur di tengah masyarakat,
Pertama, saya tegaskan bahwa dalam perkara ini saya adalah korban dan seluruh penanganan persoalan ini telah saya serahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum saya, Advokat. Nuril Hidayati, M.H., dan tim. yang mana saat ini perkara tersebut sedang ditangani secara serius oleh Kepolisian Daerah (POLDA) Sumatera Barat. Kami percaya aparat penegak hukum akan mengungkap secara utuh fakta dan jaringan di balik peristiwa ini, yang terindikasi merupakan bagian dari kejahatan terorganisir yang menyasar individu-individu tertentu.
Kedua, saya mengecam dengan tegas pihak yang membuat video tersebut, kemudian setiap pihak yang menyebarluaskan; video informasi dan data secara tidak bertanggung jawab yang belum tentu kebenarannya, Tindakan tersebut adalah perbuatan melawan hukum, dan kami telah mengambil langkah hukum yang diperlukan untuk menjaga kehormatan, kebenaran, dan keadilan.
Ketiga, saya memastikan bahwa situasi ini tidak akan mengganggu fokus dan kinerja saya dalam menjalankan amanah sebagai Bupati Lima Puluh Kota. Komitmen saya tetap utuh untuk melayani, memimpin, bekerja, dan mengabdi sepenuhnya bagi masyarakat Lima Puluh Kota.
Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan mempercayakan sepenuhnya proses ini kepada aparat penegak hukum, “. (ARYA)
