Gubernur Mahyeldi: Pertumbuhan Tenaga Kerja Petani Tahun 2020 Meningkat

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Ketersediaan pangan Sumatera Barat pada saat ini sudah bisa mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Sumatera Barat (surplus). terutama beras, daging dan telur. Surplus pangan beberapa komoditas dikirimkan ke beberapa daerah tetangga seperti yang surplus bahkan dikirimkan ke beberapa daerah tetangga seperti Jambi, Riau, bahkan sampai ke DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Baca Juga:  Tanah Datar Hari Ini Terkonfirmasi Covid-19 Sebanyak Sembilan Orang

Kondisi ketersediaan pangan ini mempengaruhi indeks Ketahanan Pangan Sumatera Barat. Pada saat ini indeks ketahanan pangan Sumatera Barat berada pada angka 78,64 (peringkat 8 nasional). Kondisi naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 75,43 (peringkat 9 nasional).

Hal ini disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah pada sesi dialog Food Summit 2021, di Jakarta, Selasa (25/5/202.

Gubernur juga mengatakan, ada beberapa program yang dicanangkan terkait dengan ketahanan pangan antara lain : a.Distribusi Pangan melalui Toko Tani Indonesia Center (TTIC). Bertujuan untuk memutus mata rantai distribusi pangan dan pengendalian harga di tingkat produsen dan konsumen sehingga disparitas harga rendah.Kegiatan yang dilakukan dalam bentuk pasar murah di TTIC dan langsung ke masyarakat

Baca Juga:  Gara-gara Game Free Fire (FF), Wanita di Sumbar Nekat Bunuh Diri

b.Nagari Beternak, dalam upaya meningkatkan populasi ternak sapi, kambing dan unggas melalui penyediaan bibit dan pelatihan budidaya ternak kepada petani sehingga bisa meningkatkan pendapatan petani

c.SiKomandan, Peningkatan produksi sapi dan kerbau sebagai komoditas andalan negeri melalui penyediaan sarana prasarana dan pelayanan Inseminasi Buatan (IB) dan Pemeriksaan Kebuntingan

No More Posts Available.

No more pages to load.