HUT SMKN 4 Padang, Direksi Utama Semen Padang Diminta jadi Model lukisan

oleh -

HUT SMKN 4 Padang, Direksi Utama Semen Padang Diminta jadi Model lukisan

Semangatnews.com, Padang. PT Semen Padang memberikan ruang untuk direksinya menjadi salah satu model lukisan “potret diri” tokoh publik dalam rangkaian HUT ke 54 SSRI/SMSR/SMKN 4 Padang bersamaan dengan sejumlah tokoh yang akan dilukis para seniman seni rupa alumni sekolah ini di kampus SMKN 4 Padang, Cangkeh Lubuk Begalung, Padang, Rabu 25/9 mendatang.

Hal itu disampaikan ketua I Panitia HUT ke 54 SSRI/SMSR/SMKN 4 Padang, Jasrizal Rasyid, S.Pd, MM usai diterima staf Humas PT. Semen Padang, Ardi, Staf Humas PT Semen Padang, Kamis (19/9).

Menurut Jasrizal Rasyid, saat ini direksi PT Semen Padang sedang bertugas ke Jakarta. Insya Allah bila kembali ke Padang akan saya sampaikan, ujar Ardi sebagaimana disampaikan Jasrizal Rasyid.

Sekum Panitia HUT ke 54 SSRI/SMSR/SMKN 4 Padang, Muhayadi didampingi Rahadian Defi yandra dan Heris Fanovi saat dikonfirmasi, perihal siapa saja tokoh-tokoh publik yang akan dilukis oleh seniman-seniman seni rupa alumni itu, menyebutkan hingga hari ada sejumlah nama yang telah menyatakan kesedian untuk dilukis, diantaranya Wagub Sumbar, H. Nasrul Abit DT. Malintang Panai, Anggota DPRD Sumbar, Supardi, Nurnas, Hidayat, Kadis Kebudayaan, Gemala Ranti, Kadis Pendidikan Sumbar Adib Alfikri, Kadis Koperasi dan UMKM Zirma Yusri dan beberapa tokoh lain. Bahkan saat ini panitia sedang menghubungi sejumlah nama lain yang tinggal menunggu persetujuan kesediaan.

Menurut Muharyadi, dalam melukis tokoh public, model nantinya diminta untuk duduk atau berfose elegan sesuai karakterny dilokasi selama lebih kurang 30 sd 40 menit untuk pembuatan sketsa karakter.

“Kemudian sosok model tokoh publik dapat melihat kegiatan lain atau berdialog dengan seniman, melihat, pameran koleksi sekolah dan demo lukisan tetap berlanjut oleh pelukis hingga finish,” ujar Muharyadi.

Saat ditanya, kiat-kiat melukis tokoh publik atau obyek manusia secara umum.

“Menurut Muharyadi pelukis biasanya harus menangkap karakter obyek seperti bagian wajah, mata, mulut, hidung, telinga dan beberapa ciri-ciri khas yang melekat pada obyek dilengkapi dengan kekuatan garis dan warna dari apa yang dilihat dan diamati untuk menghasilkan lukisan bernilai estetis,” jelas Muharyadi lagi (FR)