Indonesia dan Australia Sepakat Jadi Tetangga yang Saling Bantu di Saat Sulit

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Dalam kunjungan kenegaraan ke Sydney, Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat bahwa Indonesia dan Australia harus saling membantu sebagai tetangga yang baik, terutama di masa-masa sulit.

Pertemuan berlangsung di Kirribilli House dan dilanjutkan dengan kunjungan ke kapal perang HMAS Canberra di Garden Island Naval Base, Sydney. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban antara kedua pemimpin.

Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia dan Australia tidak bisa memilih letak geografisnya. Karena itu, kedua negara perlu menjaga hubungan baik dan saling mendukung demi kepentingan bersama di kawasan.

Dalam budaya Indonesia, kata Prabowo, tetangga memiliki makna penting. Ia menegaskan bahwa dalam keadaan darurat, yang paling pertama datang membantu bukanlah pihak jauh, melainkan tetangga yang terdekat.

Menurutnya, prinsip itu juga harus dipegang dalam hubungan antarnegara. Ia menambahkan bahwa Indonesia berkomitmen menjadi tetangga yang dapat diandalkan bagi Australia, begitu pula sebaliknya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara juga membahas rencana perjanjian baru di bidang pertahanan dan keamanan yang akan ditandatangani pada awal tahun 2026. Kesepakatan ini diharapkan memperkuat stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

PM Albanese menyambut baik langkah kerja sama tersebut dan menyebut Indonesia sebagai mitra utama dalam menjaga perdamaian serta stabilitas di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik.

Selain isu pertahanan, kedua negara juga menyoroti kerja sama dalam bidang ekonomi, pendidikan, serta mitigasi bencana alam. Hal ini menjadi bagian dari agenda besar kemitraan strategis yang sudah terjalin lama.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat pemerintah Australia. Ia menilai hubungan baik antara kedua negara tidak hanya sebatas urusan politik, tetapi juga mencakup hubungan sosial dan budaya antarwarga.

Kunjungan ini menjadi momentum baru dalam diplomasi Indonesia-Australia, menunjukkan bahwa kedekatan geografis bukan sekadar batas peta, melainkan juga landasan bagi persaudaraan dan solidaritas di saat sulit.

Dengan semangat itu, Indonesia dan Australia bertekad untuk terus menjadi tetangga yang saling membantu, menjaga perdamaian, dan memperkuat kerja sama yang bermanfaat bagi rakyat di kedua negara.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.